HukumKriminalRagam Daerah

Polsek Bayongbong Evakuasi Perempuan yang Loncat dari Jembatan Sasak Besi

114
Anggota siaga piket Polsek Bayongbong bersama tim medis Puskesmas Bayongbong dan warga setempat mengevakuasi seorang perempuan yang diduga mencoba mengakhiri hidup dengan melompat dari Jembatan Sasak Besi di Kampung Simpang RT 03 RW 02, Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Senin (1/6/2026) dini hari.

Garut/secondnewsupdate.co.id – Anggota siaga piket Polsek Bayongbong bersama tim medis Puskesmas Bayongbong dan warga setempat mengevakuasi seorang perempuan yang diduga mencoba mengakhiri hidup dengan melompat dari Jembatan Sasak Besi di Kampung Simpang RT 03 RW 02, Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Senin (1/6/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 00.50 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, seorang pengemudi yang sedang mengantarkan penumpang, korban terlihat berdiri di pinggir jembatan mengenakan sweter hitam dan celana jeans.

Saat saksi kembali melintas beberapa saat kemudian, perempuan tersebut masih berada di lokasi yang sama. 

Ketika saksi berniat menghampiri dan menanyakan keadaannya, korban tiba-tiba melompat ke bawah jembatan yang memiliki kedalaman sekitar 15 meter.

Kapolsek Bayongbong, Iptu Mahmudi, mengatakan setelah menerima laporan dari warga, personel Polsek Bayongbong segera menuju lokasi bersama petugas kesehatan dan masyarakat untuk melakukan upaya penyelamatan.

“Berkat respons cepat petugas dan warga, korban berhasil dievakuasi dan langsung mendapatkan penanganan medis,” ujar Mahmudi.

Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Bayongbong untuk menjalani perawatan dan observasi awal. 

Karena membutuhkan penanganan lebih lanjut, korban dirujuk ke Rumah Sakit dr. Slamet Garut menggunakan ambulans Puskesmas Bayongbong.

Dalam proses evakuasi, petugas menemukan satu unit telepon genggam merek Vivo berwarna hitam yang diduga milik korban. Hingga saat ini, identitas perempuan tersebut masih dalam penyelidikan.

Polsek Bayongbong masih melakukan pendalaman untuk mengungkap identitas korban serta mengetahui motif yang melatarbelakangi peristiwa tersebut. 

Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi psikologis anggota keluarga maupun lingkungan sekitar, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan seseorang yang memerlukan bantuan atau menunjukkan tanda-tanda membahayakan dirinya sendiri. (Agung)

Exit mobile version