InformatikaKesehatanRagam Daerah

Program MBG di SDN 1 Cibiuk Kidul Segera Dilanjutkan, Orang Tua Murid Pertanyakan Anggaran

171
Orang tua murid berharap pemerintah dan pihak terkait dapat memberikan penjelasan terbuka serta memastikan program MBG di SDN 1 Cibiuk Kidul segera berjalan kembali secara normal dan berkelanjutan, sebagaimana sekolah-sekolah lain di Kecamatan Cibiuk.

Garut//secondnewsupdate.co.id –Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 1 Cibiuk Kidul, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, yang sempat terhenti selama beberapa bulan terakhir, kini mulai kembali dijajaki untuk dilanjutkan. 

Terhentinya program tersebut diduga berkaitan dengan pergantian dapur penyedia MBG dari wilayah Awat ke Cimunding.

Kepala SDN 1 Cibiuk Kidul, Entin, bersama para guru menyampaikan bahwa saat ini pihak sekolah telah menerima kunjungan dari tim baru Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melakukan pendataan ulang sebagai tahapan awal kelanjutan program MBG.

Sebelumnya, tim SPPG lama juga sempat datang ke sekolah untuk berpamitan karena adanya pergantian pengelola dapur penyedia MBG. Namun demikian, pihak sekolah mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab utama terhentinya program tersebut.

Sebagai penerima manfaat, pihak sekolah menyambut baik rencana kelanjutan MBG. Terlebih, para siswa disebut sudah lama menantikan kembalinya program makan bergizi gratis yang dinilai sangat membantu pemenuhan gizi anak selama kegiatan belajar.

Sementara itu, di sekolah lain di wilayah Kecamatan Cibiuk, program MBG dilaporkan telah kembali berjalan normal. Salah satunya di SDN 1 Cipareuan, yang hingga saat ini masih rutin menerima distribusi MBG bagi para siswanya.

Di kalangan orang tua murid SDN 1 Cibiuk Kidul, muncul sejumlah pertanyaan terkait pengelolaan anggaran MBG selama program tersebut terhenti. Para orang tua mempertanyakan kejelasan dana makan siswa ketika MBG tidak berjalan, sementara di sekolah lain program tetap berlangsung normal.

Sebagai perbandingan, di beberapa sekolah lain, ketika kegiatan belajar mengajar diliburkan, menu MBG tetap disalurkan dalam bentuk makanan kering agar manfaat program tetap dirasakan oleh para siswa.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga pemenuhan kebutuhan gizi anak secara berkelanjutan.

Orang tua murid berharap pemerintah dan pihak terkait dapat memberikan penjelasan terbuka serta memastikan program MBG di SDN 1 Cibiuk Kidul segera berjalan kembali secara normal dan berkelanjutan, sebagaimana sekolah-sekolah lain di Kecamatan Cibiuk. (Agung)

Exit mobile version