SNU//Medan – PT Prima Husada Cipta Medan (PHCM), anak perusahaan PT Pelindo yang bergerak di bidang pengelolaan rumah sakit, klinik, dan layanan kesehatan, terus memperkuat komitmennya dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).
Komitmen tersebut ditegaskan melalui kegiatan Penguatan GCG yang digelar dengan mengusung tema:
“GCG sebagai Pondasi Transformasi PT PHCM Menuju Perusahaan yang Berkelanjutan dan Berdaya Saing.”
Kegiatan ini menghadirkan akademisi sekaligus pakar tata kelola perusahaan, Dr. I Wy. Dirgayasa, M.Hum, dosen Universitas Negeri Medan, sebagai narasumber utama.
Agenda tersebut turut dihadiri jajaran manajemen dan pemangku kepentingan PT PHCM, di antaranya Aprilla Dwison selaku Pelaksana Tugas Direktur Utama, Devi Windari (SVP Corporate Secretary), Benny Napitupulu (SVP Keuangan dan Umum), Baihaqi (SVP SPI), Fadhli Ahmad (SVP Operasional), dr. Ausvin Geniusman Komaini (Kepala Rumah Sakit), serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Dalam forum tersebut dibahas secara komprehensif esensi GCG sebagai sistem yang mengatur dan mengendalikan perusahaan untuk menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
GCG tidak hanya dipahami sebagai kewajiban administratif, tetapi juga sebagai prinsip utama yang meliputi transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, serta kewajaran yang harus hadir dalam setiap pengambilan keputusan bisnis.
Dalam paparannya, Dr. I Wy. Dirgayasa, M.Hum menegaskan bahwa penerapan GCG sangat krusial, khususnya di sektor layanan kesehatan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan publik.
“Tata kelola yang baik berfungsi sebagai instrumen mitigasi risiko, pencegahan praktik penyimpangan, serta penguatan efisiensi operasional. Lebih dari itu, GCG menjadi jaminan etika dan profesionalisme perusahaan dalam memberikan layanan kesehatan yang aman dan terpercaya,” ujarnya. Sabtu (27/12/2925).
Sejalan dengan hal tersebut, Aprilla Dwison selaku Pelaksana Tugas Direktur Utama PT PHCM menegaskan komitmen manajemen untuk senantiasa patuh terhadap seluruh regulasi dan kebijakan yang berlaku.
Menurutnya, kepatuhan hukum merupakan fondasi utama dalam menjalankan bisnis yang berintegritas sekaligus wujud tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat.
PT PHCM meyakini bahwa penerapan GCG yang konsisten dan berkelanjutan akan berdampak langsung terhadap peningkatan mutu layanan kesehatan.
Transformasi ini diarahkan untuk meningkatkan standar pelayanan di seluruh jaringan rumah sakit dan klinik yang dikelola, sehingga masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang optimal, aman, dan berkualitas.
Dengan menjadikan GCG sebagai landasan transformasi, PT Prima Husada Cipta Medan memastikan setiap langkah strategis perusahaan selalu berorientasi pada keberlanjutan usaha serta keselamatan pasien.
“Sinergi antara kepatuhan regulasi dan manajemen yang profesional diharapkan mampu mengantarkan PT PHCM menjadi penyedia layanan kesehatan yang unggul dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional,” pungkas Aprilla Dwison. (Rizky)
