BeritaInformatikaRagam Daerah

Puncak Arus Mudik 2026: Jalur Limbangan–Malangbong Garut Macet Parah, Polisi Terapkan One Way Puluhan Kali

115
Memasuki H-2 Idulfitri 1447 Hijriah, jalur arteri selatan Jawa Barat di ruas Limbangan hingga Malangbong, Kabupaten Garut, terpantau padat merayap.

Limbangan Garut// secondnewsupdate.co.id – Memasuki H-2 Idulfitri 1447 Hijriah, jalur arteri selatan Jawa Barat di ruas Limbangan hingga Malangbong, Kabupaten Garut, terpantau padat merayap.

Lonjakan volume kendaraan pemudik dari arah Bandung menuju Tasikmalaya dan Jawa Tengah terjadi sejak Rabu malam hingga Kamis siang.

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean panjang didominasi mobil pribadi dan bus antarkota. Kemacetan dipicu oleh sejumlah titik pertemuan arus kendaraan, aktivitas warga di sekitar Pasar Tradisional Limbangan, serta peningkatan kendaraan dari arah Nagreg.

Upaya Penguraian Arus

Untuk mengurai kepadatan yang mengular hingga belasan kilometer, jajaran Satlantas Polres Garut memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) secara situasional.

“Hingga siang ini, skema one way telah diberlakukan lebih dari 20 kali. Langkah ini untuk menarik arus kendaraan dari arah barat agar tidak terjadi stagnasi total di wilayah Limbangan dan Lewo,” ujar petugas di lokasi.

Kondisi Terkini Lalu Lintas

Beberapa poin penting situasi di lapangan:

Titik Kemacetan

Penumpukan kendaraan terparah terjadi di kawasan Pasar Limbangan, Pertigaan Bandrek, serta wilayah Lewo menuju Malangbong.

Meski pembatasan operasional telah diterapkan, sejumlah truk sumbu tiga masih ditemukan melintas. Hal ini memperlambat laju kendaraan, terutama di jalur tanjakan Malangbong.

Sebagian kendaraan dialihkan melalui jalur Leles–Kadungora. Namun, kepadatan mulai terlihat karena peningkatan volume kendaraan yang signifikan.

Imbauan bagi Pemudik

Kepolisian mengimbau para pemudik agar tetap sabar, menjaga jarak aman, dan mematuhi arahan petugas di lapangan. 

Pengendara juga diminta meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca mendung dan potensi hujan yang dapat menyebabkan jalan licin, terutama di jalur pegunungan Garut.

Pemudik disarankan memanfaatkan pemantauan CCTV real-time dan aplikasi navigasi sebelum memasuki wilayah Garut guna memilih waktu perjalanan yang lebih lengang.

Puncak arus mudik di jalur selatan Garut diperkirakan masih akan berlangsung hingga Kamis malam.(Agung)

Exit mobile version