BeritaInformatikaRagam Daerah

Rakernas-Rapimnas ABUJAPI 2026 Digelar di Bandung, Profesionalisme dan Kesejahteraan Satpam Jadi Sorotan

120

Jawa Barat, Bandung l secondnewsupdate.co.id — Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) sekaligus Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) ABUJAPI 2026 di Harris Hotel & Conventions Center, Jalan Ciumbuleuit No. 50-58, Hegarmanah, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat. Selasa (11/8/2026).

Forum nasional tersebut menjadi momentum penting bagi ABUJAPI untuk mengevaluasi perkembangan industri jasa pengamanan sekaligus menyusun langkah strategis menghadapi tantangan dunia pengamanan yang terus berkembang.

Rakernas dan Rapimnas ABUJAPI 2026 diikuti jajaran pengurus dari 31 provinsi di Indonesia. Jawa Barat dipercaya sebagai tuan rumah oleh Badan Pengurus Pusat (BPP) ABUJAPI untuk menyelenggarakan agenda nasional tersebut.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB itu turut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, unsur Kepolisian Republik Indonesia, jajaran pengurus BPP ABUJAPI, pengurus BPD ABUJAPI Jawa Barat, serta perwakilan pengurus dari berbagai daerah.

Kehadiran Wakil Gubernur Jawa Barat menjadi sinyal kuat atas perhatian pemerintah daerah terhadap keberadaan industri jasa pengamanan. 

Terlebih, tenaga Satuan Pengamanan (Satpam) memiliki peran strategis dalam membantu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja maupun masyarakat.

Ketua Umum BPD ABUJAPI Jawa Barat, H. Rudi Nursoleh, juga hadir bersama jajaran pengurus. Kehadiran pengurus daerah tersebut sekaligus menunjukkan kesiapan Jawa Barat dalam mendukung penguatan organisasi dan industri jasa pengamanan secara nasional.

Kesejahteraan Satpam Jadi Perhatian

Salah satu isu penting yang menjadi perhatian dalam Rakernas dan Rapimnas ABUJAPI 2026 adalah peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan tenaga Satpam.

Pembahasan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam membangun industri jasa pengamanan yang sehat.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia harus berjalan beriringan dengan perbaikan tata kelola perusahaan serta kesejahteraan para tenaga pengamanan.

ABUJAPI mendorong Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) agar terus meningkatkan profesionalitas, kompetensi, sekaligus kualitas pelayanan kepada pengguna jasa.

Dengan semakin kompleksnya kebutuhan keamanan, tenaga Satpam tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga harus mampu bekerja secara profesional, disiplin, responsif, dan memahami standar pelayanan pengamanan.

Perkuat Sinergi ABUJAPI, BUJP, Satpam dan Polri

Dalam forum tersebut, unsur Kepolisian juga memberikan apresiasi terhadap kontribusi ABUJAPI dan BUJP dalam mendukung sistem keamanan nasional.

Sinergi antara Polri, ABUJAPI, BUJP dan Satpam dipandang menjadi salah satu kunci untuk menciptakan tata kelola industri jasa pengamanan yang lebih baik.

Selain pembinaan profesi, pengawasan terhadap penyelenggaraan jasa pengamanan juga menjadi perhatian. 

Sistem pengawasan bersama dinilai perlu terus diperkuat agar industri jasa pengamanan dapat tumbuh secara profesional, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Rakernas dan Rapimnas ABUJAPI 2026 pun diharapkan tidak berhenti sebatas agenda organisasi, tetapi mampu menghasilkan sejumlah rekomendasi dan program konkret yang dapat diterapkan di berbagai daerah.

Agenda nasional tersebut menjadi ruang bagi pengurus ABUJAPI dari seluruh Indonesia untuk menyampaikan aspirasi, melakukan evaluasi, sekaligus menyatukan langkah menghadapi tantangan industri jasa pengamanan ke depan.

Dengan mengusung semangat kolaborasi, ABUJAPI diharapkan semakin mampu memperkuat posisi BUJP dan Satpam sebagai bagian penting dalam ekosistem keamanan nasional.

Pada akhirnya, peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan Satpam diharapkan dapat berjalan beriringan dengan kemajuan industri jasa pengamanan, sehingga masyarakat maupun dunia usaha memperoleh layanan keamanan yang semakin berkualitas, profesional dan terpercaya. (Burhan)

Exit mobile version