Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
PendidikanRagam Daerah

Revitalisasi KB Al Mukhlisin Pamengpeuk Tuntas! Yeni Kurniawati: Kini Anak-anak Belajar Lebih Nyaman

110
×

Revitalisasi KB Al Mukhlisin Pamengpeuk Tuntas! Yeni Kurniawati: Kini Anak-anak Belajar Lebih Nyaman

Sebarkan artikel ini
Kepala KB Al Mukhlisin, Yeni Kurniawati, usai diwawancarai di sela peninjauan bangunan hasil revitalisasi di Kampung Jampang, Desa Jatimulya, Kecamatan Pameungpeuk, Selasa (20/10/2026)

Garut, Jabar l secondnewsupdate.co.id – Kabar menggembirakan datang dari dunia pendidikan anak usia dini di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 yang digulirkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membawa perubahan nyata bagi Kelompok Bermain (KB) Al Mukhlisin di Kampung Jampang, Desa Jatimulya, Kecamatan Pameungpeuk.

Example 300x600

Berkat bantuan pemerintah tersebut, fasilitas pendidikan KB Al Mukhlisin kini semakin memadai.

Pembangunan satu ruang kelas baru (RKB), penataan lingkungan tempat bermain, hingga penyediaan fasilitas sanitasi telah rampung dan siap mendukung aktivitas belajar anak-anak usia dini.

Kepala KB Al Mukhlisin, Yeni Kurniawati, mengungkapkan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada pemerintah atas bantuan yang dinilainya sangat bermanfaat bagi keberlangsungan kegiatan belajar mengajar di lembaga pendidikan yang dipimpinnya.

Saat ditemui Yeni memastikan seluruh pekerjaan revitalisasi telah selesai. pada Selasa (20/10/2026).

Berbagai fasilitas yang sebelumnya belum tersedia secara optimal kini dapat dimanfaatkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung perkembangan peserta didik.

“Alhamdulillah, semuanya sudah selesai dan bisa digunakan. Saya sangat berterima kasih atas adanya program revitalisasi ini karena sangat membantu sekolah kami,” ujar Yeni.

Dari Bangunan Bocor Menjadi Ruang Belajar yang Lebih Nyaman

Bagi Yeni, bantuan revitalisasi tersebut bukan sekadar pembaruan fisik bangunan, melainkan jawaban atas persoalan yang selama ini dihadapi pihak sekolah.

Sebelum memperoleh bantuan, kondisi bangunan KB Al Mukhlisin kerap mengalami kebocoran ketika hujan turun. 

Situasi itu membuat kegiatan pembelajaran tidak dapat berlangsung secara optimal. 

Demi memastikan anak-anak tetap bisa mengikuti pelajaran, pihak sekolah bahkan harus memindahkan kegiatan belajar ke madrasah.

Kondisi tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri dalam penyelenggaraan pendidikan anak usia dini yang membutuhkan suasana belajar kondusif, aman, dan menyenangkan.

“Dulu kalau hujan, bangunan sekolah bocor dan tidak bisa digunakan, sehingga kami harus pindah belajar ke madrasah. Dengan adanya bantuan ini, kami sangat bersyukur karena sekarang anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman,” tuturnya.

Kini, persoalan tersebut diharapkan tidak lagi menjadi penghambat aktivitas pembelajaran. 

Dengan fasilitas yang telah diperbarui, pihak sekolah dapat lebih fokus menyelenggarakan kegiatan pendidikan tanpa harus terus dibayangi persoalan kondisi bangunan.

Fasilitas Bermain dan Belajar Semakin Lengkap

Selain memperbaiki kondisi ruang belajar, program revitalisasi turut memberikan manfaat dalam pemenuhan sarana penunjang pembelajaran. Sebelumnya, KB Al Mukhlisin masih menghadapi keterbatasan tempat duduk dan fasilitas permainan bagi peserta didik.

Setelah revitalisasi selesai, sarana tersebut kini lebih memadai, penataan lingkungan bermain juga diharapkan dapat memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengenal lingkungan, berinteraksi dengan teman sebaya, serta mengembangkan kemampuan melalui kegiatan bermain sambil belajar.

Bagi pendidikan anak usia dini, ketersediaan sarana yang layak memiliki peran penting dalam menunjang proses pembelajaran.

Lingkungan yang nyaman dan fasilitas yang sesuai dapat membantu guru menciptakan kegiatan edukatif yang lebih menarik, sekaligus mendukung perkembangan sosial, motorik, dan kreativitas anak.

Dengan demikian, revitalisasi KB Al Mukhlisin tidak hanya berorientasi pada pembenahan bangunan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas lingkungan pendidikan bagi generasi penerus sejak usia dini.

Layani 34 Peserta Didik, Sekolah Harapkan Program Berlanjut

Saat ini, KB Al Mukhlisin melayani sebanyak 34 peserta didik yang terbagi dalam dua rombongan belajar (rombel). 

Kehadiran fasilitas baru diharapkan semakin menunjang kegiatan belajar mengajar sehingga seluruh peserta didik dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih baik.

Yeni berharap dukungan pemerintah terhadap lembaga pendidikan anak usia dini, khususnya sekolah yang masih membutuhkan perbaikan sarana dan prasarana, dapat terus berlanjut.

Menurutnya, bantuan revitalisasi sangat berarti bagi sekolah yang memiliki keterbatasan fasilitas.

Dengan dukungan tersebut, lembaga pendidikan dapat meningkatkan kualitas layanan sekaligus menyediakan lingkungan belajar yang lebih layak bagi anak-anak.

Ia pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo, Bapak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, serta semua pihak yang telah membantu. Semoga program seperti ini terus berlanjut agar sekolah-sekolah yang membutuhkan bisa mendapatkan bantuan serupa,” pungkasnya.

Rampungnya revitalisasi KB Al Mukhlisin menjadi harapan baru bagi peningkatan layanan pendidikan anak usia dini di Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut. 

Fasilitas yang semakin memadai diharapkan dapat menjadi fondasi bagi terciptanya suasana belajar yang nyaman, menyenangkan, dan mendukung tumbuh kembang (Asan)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600