InformatikaPendidikanRagam Daerah

Revitalisasi KB Al Mumin Cisurupan Dikebut, Enam Fasilitas Pendidikan Dibangun untuk Kenyamanan Anak

109
Kepala KB Al Mumin Karwati, meninjau langsung proses revitalisasi sarana pendidikan di lokasi sekolah.

Garut, Jabar | secondnewsupdate.co.id – Upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini terus dilakukan di Kelompok Bermain (KB) Al Mumin, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut.

Program revitalisasi sarana pendidikan di lembaga tersebut kini tengah dikebut. 

Sedikitnya enam menu pembangunan digarap secara bertahap untuk menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih layak, aman, nyaman, sekaligus menunjang proses tumbuh kembang peserta didik.

Kepala KB Al Mumin, Karwati, saat ditemui mengungkapkan bahwa enam pekerjaan revitalisasi tersebut mencakup pembangunan toilet, ruang UKS, satu Ruang Kelas Baru (RKB), rehabilitasi satu ruang kelas, penataan lingkungan sekolah, serta pemagaran. pada Jumat (18/9/2026).

“Alhamdulillah, selama proses revitalisasi berjalan tidak ada kendala yang berarti. Progresnya berjalan sesuai dengan rencana,” ujar Karwati.

Dilaksanakan Secara Swakelola

Karwati menjelaskan, pelaksanaan revitalisasi dilakukan melalui sistem swakelola oleh P2SP.

Dalam pelaksanaannya, pihak sekolah turut terlibat, termasuk kepala sekolah dan bendahara yang menjalankan peran sesuai tanggung jawab masing-masing.

Pemanfaatan sumber daya lokal juga dilakukan untuk kebutuhan tertentu sepanjang sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam pelaksanaan program.

Menurut Karwati, keterlibatan pihak sekolah dalam proses revitalisasi menjadi bagian penting agar pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan lembaga pendidikan dan kondisi lingkungan sekolah.

KBM Tetap Berjalan Normal

Meski sejumlah bagian fasilitas sekolah masih dalam tahap pengerjaan, aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) di KB Al Mumin tetap berlangsung normal.

Pihak sekolah melakukan sejumlah penyesuaian agar proses pembelajaran anak-anak tidak terganggu oleh aktivitas pembangunan. 

Salah satunya dengan memindahkan sementara barang dan perlengkapan sekolah ke sebuah rumah kosong yang berada di sebelah lokasi KB Al Mumin.

“Untuk sementara, barang-barang dan perlengkapan sekolah dialihkan ke rumah kosong yang berada di sebelah lokasi sekolah, sehingga kegiatan belajar mengajar tetap bisa berjalan,” jelasnya.

Langkah tersebut dilakukan agar ruang yang tersedia di lingkungan sekolah dapat tetap dimanfaatkan untuk kegiatan pendidikan selama proses revitalisasi berlangsung.

Miliki Sekitar 90 Peserta Didik

Karwati menuturkan, saat ini KB Al Mumin memiliki sekitar 90 peserta didik. 

Dari jumlah tersebut, sekitar 40 anak berada dalam kelompok A, sementara peserta didik lainnya mengikuti pembelajaran berdasarkan kelompok usia dan jadwal yang telah ditentukan.

Dengan jumlah peserta didik yang cukup banyak, keberadaan fasilitas pendidikan yang memadai dinilai menjadi salah satu faktor pendukung terciptanya proses pembelajaran yang nyaman.

Revitalisasi yang tengah berlangsung diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman dan mendukung aktivitas anak-anak.

Diharapkan Rampung Sesuai Rencana

Karwati menilai program revitalisasi tersebut memiliki arti penting bagi peningkatan kualitas layanan pendidikan di KB Al Mumin.

Fasilitas yang lebih baik diharapkan dapat memberikan suasana belajar yang semakin nyaman sekaligus mendukung berbagai aktivitas pembelajaran dan perkembangan anak usia dini.

Ia pun berharap seluruh tahapan pembangunan dapat diselesaikan sesuai dengan rencana, tanpa mengganggu keberlangsungan aktivitas pendidikan di sekolah.

“Harapannya, setelah selesai nanti sarana dan lingkungan sekolah semakin nyaman bagi anak-anak dan proses pembelajaran juga semakin optimal,” pungkasnya. (Asan)

Penulis: Asep Santika Editor: Bama
Exit mobile version