Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
PendidikanRagam Daerah

Revitalisasi SMK IT Miftahul Huda Bungbulang Telan Anggaran Rp519 Juta, Tuti Latifah: Sangat Membantu Sekolah Swasta

107
×

Revitalisasi SMK IT Miftahul Huda Bungbulang Telan Anggaran Rp519 Juta, Tuti Latifah: Sangat Membantu Sekolah Swasta

Sebarkan artikel ini
Kepala SMK IT Miftahul Huda Bungbulang, Tuti Latifah, mengapresiasi Program Revitalisasi Tahun 2026 senilai Rp519.323.000 yang membantu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah demi menunjang kenyamanan belajar 112 siswa.

Garut, Jabar l secondnewsupdate.co.id – Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 menjadi angin segar bagi SMK IT Miftahul Huda di Kampung Cilame, Desa Bojong, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Melalui bantuan pemerintah senilai Rp519.323.000 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026, sekolah tersebut kini mendapatkan dukungan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.

Example 300x600

Kepala SMK IT Miftahul Huda, Tuti Latifah, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas bantuan tersebut. 

Menurutnya, program revitalisasi menjadi bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap keberlangsungan pendidikan, khususnya di sekolah swasta yang kerap menghadapi keterbatasan anggaran untuk memperbaiki fasilitas belajar.

Hal itu disampaikan Tuti saat diwawancarai, Rabu (14/10/2026), ketika menjelaskan pelaksanaan program revitalisasi yang tengah berlangsung di lingkungan sekolah.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena program ini sangat membantu. Bagi sekolah swasta, membangun dan memperbaiki sarana pendidikan itu tidak mudah karena membutuhkan biaya yang cukup besar,” ungkap Tuti.

Ia menjelaskan, bantuan revitalisasi tersebut mencakup rehabilitasi tiga ruang kelas, laboratorium komputer, dan ruang administrasi guru. 

Pekerjaan juga meliputi penataan lingkungan serta utilitas sekolah, termasuk pembangunan pagar untuk mendukung keamanan dan kenyamanan lingkungan pendidikan.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan pembangunan dikelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dengan melibatkan 14 orang pekerja.

Menurut Tuti, perbaikan berbagai fasilitas tersebut sangat penting untuk menunjang aktivitas belajar mengajar. Dengan sarana yang lebih layak, pihak sekolah berharap para siswa dapat mengikuti pembelajaran dalam lingkungan yang nyaman dan kondusif.

Saat ini, SMK IT Miftahul Huda memiliki 112 siswa yang menjadi penerima manfaat dari peningkatan fasilitas pendidikan tersebut.

“Insyaallah, bantuan ini akan kami manfaatkan sesuai peruntukannya dan mengikuti petunjuk teknis yang berlaku. Kami berharap fasilitas yang diperbaiki dapat meningkatkan kenyamanan serta mendukung proses pembelajaran siswa,” tegasnya.

Tuti juga menegaskan komitmen pihak sekolah untuk melaksanakan program revitalisasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Penggunaan anggaran, kata dia, harus dapat dipertanggungjawabkan sehingga bantuan pemerintah benar-benar memberikan manfaat optimal bagi kemajuan sekolah.

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 tersebut merupakan bantuan pemerintah melalui Direktorat SMK, Direktorat Jenderal Vokasi dan Pendidikan Khusus, Layanan Khusus (PKLK), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Bagi SMK IT Miftahul Huda, bantuan senilai lebih dari setengah miliar rupiah ini bukan sekadar upaya memperbaiki bangunan fisik. 

Lebih dari itu, program tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi sekolah untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan sekaligus memberikan kesempatan kepada para siswa untuk belajar di lingkungan yang lebih layak.

Dukungan pemerintah terhadap revitalisasi sekolah swasta juga menjadi langkah penting dalam memperkuat pemerataan kualitas pendidikan, sehingga keterbatasan sarana dan prasarana tidak menjadi penghambat bagi peserta didik dalam meraih masa depan yang lebih baik. (Asan)

Penulis: Asep Santika Editor: Bama
Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600