BeritaPeristiwaRagam Daerah

Rumah Bertingkat Milik Ohim Ibrahim Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Rp30 Juta

107
Warga Kampung Maruyung RT 02/RW 11, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, digegerkan kebakaran yang melanda sebuah rumah bertingkat milik Ohim Ibrahim (57), Selasa (25/8/2026) malam.

Jawa Barat, Kab Bandung l secondnewsupdate.co.id — Warga Kampung Maruyung RT 02/RW 11, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, digegerkan kebakaran yang melanda sebuah rumah bertingkat milik Ohim Ibrahim (57), Selasa (25/8/2026) malam.

Kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan rumah berukuran sekitar 30 meter persegi tersebut. 

Kepulan asap dan api yang terlihat dari bagian atas rumah sempat membuat warga panik, mengingat lokasi bangunan berdekatan dengan permukiman warga lainnya.

Warga sekitar pun berupaya melakukan pemadaman secara mandiri sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Tak lama kemudian, sejumlah armada dari UPT Pemadam Kebakaran Ciparay tiba di lokasi untuk melakukan penanganan.

Petugas dipimpin Solihin Agus Hidayat bersama Tim Rescue Kecamatan Ciparay di bawah komando Ojat selaku komandan regu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 19.45 WIB. 

Armada kemudian diberangkatkan sekitar lima menit setelah laporan diterima dan informasi dinyatakan lengkap.

Danru UPT Damkar Ciparay, Solihin Agus Hidayat, mengatakan kebakaran diduga kuat dipicu korsleting atau arus pendek listrik.

“Kejadian ini akibat arus pendek yang menimpa rumah milik Bapak Ohim. Yang terbakar rumah tinggal dua lantai dengan luas sekitar 30 meter persegi. Kerugian yang dialami pemilik rumah diperkirakan sekitar Rp30 juta,” ujar Solihin seusai proses pemadaman.

Menurutnya, proses pemadaman turut melibatkan berbagai unsur, mulai dari petugas Damkar, kepolisian, TNI, Satpol PP hingga masyarakat sekitar.

Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan api benar-benar padam sekaligus mencegah kobaran menjalar ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.

Sejumlah warga mengaku sempat melihat adanya gangguan listrik sejak waktu salat Isya. Namun, warga tidak menyangka kondisi tersebut kemudian berkembang menjadi kebakaran besar.

“Kami tidak menyangka api akan membesar. Sebelumnya tidak menduga kalau api muncul dari bagian atas atap rumah dan kemudian menyambar material bangunan yang mudah terbakar,” ungkap salah seorang saksi.

Saksi lainnya mengatakan kepanikan warga semakin meningkat ketika kobaran api terlihat membesar di bagian atas rumah Ohim. 

Warga pun segera mengambil langkah dengan menghubungi petugas pemadam kebakaran.

“Memang kami awam dan panik ketika melihat titik api mulai membesar di atas atap rumah Pak Ohim. Beruntung ada warga yang langsung berinisiatif menghubungi petugas pemadam kebakaran,” tuturnya.

Petugas berhasil melakukan penanganan sehingga kobaran api tidak meluas ke rumah warga lainnya. 

Hingga berita ini diturunkan, aparat dan petugas terkait masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan situasi benar-benar aman serta mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp30 juta akibat kebakaran. (Apih)

Penulis: Apih Igun Ruhiyat Editor: Bama
Exit mobile version