BeritaInformatikaRagam Daerah

Rumah Panggung di Banyuresmi Garut Ludes Terbakar Saat Dini Hari, Polisi Duga Korsleting Listrik Jadi Pemicu

115
Petugas dari Polsek Banyuresmi bersama unsur terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengetahui penyebab pasti kebakaran yang mengakibatkan kerugian puluhan juta rupiah tersebut.

Garut/secondnewsupdate.co.id – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah panggung milik warga di Kampung Bojong Jengkol RT 02 RW 04, Desa Sukalaksana, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, sekitar pukul 02.00 WIB. Rabu (10/6/2026).

Dalam peristiwa tersebut, satu unit rumah beserta seluruh isinya hangus dilalap si jago merah.

Petugas dari Polsek Banyuresmi bersama unsur terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengetahui penyebab pasti kebakaran yang mengakibatkan kerugian puluhan juta rupiah tersebut.

Kapolsek Banyuresmi, Kompol Aben Nurhidayat, mengatakan rumah yang terbakar merupakan milik Mak Epon (70), seorang warga setempat. 

Bangunan rumah panggung berukuran sekitar 8 x 5 meter itu tidak dapat diselamatkan karena api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bagian rumah.

“Selain rumah utama, bagian dapur berukuran 4 x 6 meter dan kandang domba berukuran 5 x 4 meter juga mengalami kerusakan akibat kebakaran,” ujar Aben.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kebakaran pertama kali diketahui oleh Yayan (40), seorang buruh harian lepas yang tinggal di sekitar lokasi kejadian. 

Saat itu dirinya dibangunkan oleh Epon yang melihat kobaran api muncul dari area jobong atau tempat penyimpanan peralatan rumah tangga dan perlengkapan pertanian.

Mendengar informasi tersebut, Yayan segera membangunkan warga sekitar untuk membantu proses evakuasi sekaligus mengantisipasi api merembet ke bangunan lain. 

Namun upaya penyelamatan rumah terkendala karena sebagian besar konstruksi bangunan terbuat dari bambu dan material mudah terbakar sehingga api dengan cepat membesar.

Dalam hitungan menit, kobaran api melahap hampir seluruh bangunan. Dua unit sepeda motor yang berada di sekitar rumah, yakni Yamaha Jupiter tahun 2003 dan Honda Revo tahun 2014, turut menjadi korban dan hangus terbakar.

Beruntung, enam ekor domba yang berada di kandang samping rumah berhasil dievakuasi warga sebelum api menjalar lebih jauh.

Meski demikian, kandang tempat ternak tersebut tidak dapat diselamatkan dan ikut hangus terbakar.

Untuk mengendalikan situasi, tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. 

Setelah berjibaku memadamkan kobaran api, petugas melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Meski kerusakan yang ditimbulkan cukup besar, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. 

Namun kerugian materi akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.

Dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan petugas kepolisian, sumber api diduga berasal dari korsleting atau hubungan arus pendek listrik. 

Hingga kini, aparat masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah, terutama pada bangunan yang menggunakan material mudah terbakar, guna mencegah terjadinya peristiwa serupa. (Agung)

Exit mobile version