BeritaBudayaRagam Daerah

Sambut Ramadan 1447 H, Menag Nasaruddin Umar Ajak Insan PNM Perkuat Ikhtiar dan Kepedulian Sosial

36
Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar foto bersama Keluarga Besar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam kunjungannya ke Menara PNM, Jakarta, Kamis(12/2/2026). (Foto:Krist)

Jakarta//secondnewsupdate.co.id – Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar menyampaikan pesan penuh optimisme kepada Keluarga Besar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) saat berkunjung ke Menara PNM, Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Kunjungan ini menjadi bagian dari refleksi menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Dalam sambutannya, Menag menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar momentum ritual ibadah, melainkan kesempatan strategis untuk melakukan perbaikan diri secara menyeluruh.

Ia berharap nilai-nilai spiritual yang dibangun selama Ramadan dapat memperkuat ikhtiar dalam menjalani kehidupan, baik untuk masa depan dunia maupun akhirat.

Di hadapan jajaran manajemen dan Insan PNM, Nasaruddin Umar mengajak seluruh keluarga besar PNM untuk meneladani perjalanan dan keteladanan Rasulullah SAW dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam bekerja, melayani masyarakat, serta mengambil peran sosial.

“Ramadan seharusnya menjadi titik tolak peningkatan kualitas pribadi. Bukan hanya hubungan dengan Tuhan, tetapi juga tercermin dalam etos kerja dan kepedulian kepada sesama,” ujarnya.

Menag berharap Ramadan tahun ini dapat membawa perubahan yang lebih baik, termasuk dalam proses pertaubatan dan pembentukan masa depan yang lebih bermakna.

“Semoga Ramadan kali ini menjadi Ramadan yang lebih baik, termasuk dalam mendapatkan pertaubatan yang lebih baik, sehingga masa depan dunia dan akhirat pun menjadi lebih baik,” tuturnya.

Pesan spiritual tersebut diwujudkan melalui aksi nyata berupa penyerahan santunan kepada anak-anak nasabah PNM Mekaar yang telah menjadi yatim.

Santunan disertai doa agar para penerima senantiasa diberikan kekuatan, perlindungan, serta harapan untuk masa depan yang lebih cerah. 

Momen ini menegaskan bahwa nilai keagamaan harus berjalan seiring dengan kepedulian sosial.

Direktur Utama PNM Arief Mulyadi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kunjungan serta dukungan Menteri Agama. 

Ia berharap sinergi antara PNM dan Kementerian Agama dapat terus diperkuat, khususnya dalam pengelolaan dan penyaluran dana sosial untuk mendukung nasabah PNM Mekaar dari keluarga prasejahtera.

Sejalan dengan hal tersebut, Arief menegaskan komitmen PNM dalam mengembangkan ekosistem pembiayaan berbasis syariah. 

Saat ini, sekitar 73 persen penyaluran pembiayaan PNM berbasis syariah, dengan lebih dari 80 persen sumber pendanaan berasal dari sukuk dan obligasi, yang didukung oleh 46 bank di Indonesia.

“Visi Menteri Agama dalam mengoptimalkan dana sosial seperti zakat dan wakaf memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan bagi nasabah PNM. Saat ini, sekitar 16 juta nasabah aktif kami merupakan kelompok mustadhafin,” jelas Arief.

Kunjungan Menteri Agama ini menjadi momentum reflektif bagi Keluarga Besar PNM untuk terus meneguhkan optimisme, memperkuat nilai spiritual, serta menjalankan peran sosial secara berkelanjutan. 

Keteladanan dan pesan Menag menegaskan bahwa pembangunan masa depan yang lebih baik harus berakar pada nilai agama yang diwujudkan dalam aksi nyata. (Krist/Megy)

Exit mobile version