Jawa Tengah, Boyolali l secondnewsupdate.co id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III yang digelar Kodim 0724/Boyolali terus menunjukkan progres menggembirakan.
Di Desa Bercak, Kecamatan Wonosamudro, personel Satgas TMMD bersama masyarakat bekerja tanpa henti menyelesaikan pembangunan jalan yang menjadi harapan besar warga untuk meningkatkan konektivitas dan menggerakkan roda perekonomian desa.
Sejak pagi hingga sore hari, suasana penuh semangat tampak di lokasi pembangunan.
Prajurit TNI bersama warga bergotong royong mengangkut material, menghamparkan adukan beton, meratakan permukaan jalan hingga menyelesaikan tahap akhir pekerjaan.
Seluruh proses dilakukan dengan penuh kekompakan demi memastikan target pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai standar kualitas.
Pelaksanaan TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat.
Kebersamaan yang terbangun selama pengerjaan menjadi cerminan kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga sebagai modal utama dalam membangun desa.
Bagi masyarakat Desa Bercak, pembangunan jalan tersebut memiliki arti yang sangat penting. Selama ini akses transportasi menjadi salah satu kendala dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama untuk mengangkut hasil pertanian menuju pusat pemasaran.
Dengan hadirnya jalan yang lebih baik, mobilitas warga akan semakin lancar, distribusi hasil panen menjadi lebih efisien, dan peluang pertumbuhan ekonomi desa pun semakin terbuka.
Program TMMD Sengkuyung Tahap III juga menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
Melalui kolaborasi yang solid antara Satgas TMMD dan masyarakat, berbagai sasaran fisik terus dikebut agar manfaatnya segera dapat dirasakan oleh warga.
Mengusung semangat “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa,” Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali optimistis seluruh target pekerjaan dapat dirampungkan sesuai jadwal.
Jalan baru yang tengah dibangun diharapkan menjadi infrastruktur strategis yang mampu meningkatkan aksesibilitas, memperkuat konektivitas antarwilayah, sekaligus menjadi pengungkit kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Desa Bercak. (Agus Kemplu)
















