Cimahi//secondnewsupdate.co.id – Wakil Ketua DPRD Kota Cimahi, H. Nabsun, S.Sos. dari fraksi Golkar, menegaskan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) harus menjadi ruang lahirnya solusi konkret bagi persoalan masyarakat, mulai dari banjir, infrastruktur rusak, pengelolaan sampah, hingga sektor pendidikan.
Hal tersebut disampaikan H. Nabsun saat menghadiri Musrenbang Kecamatan Cimahi Selatan yang digelar di Jl. Baros No. 14, Kecamatan Cimahi Selatan, Rabu (28/1/2026).
Menurutnya, persoalan banjir yang kerap melanda wilayah Cimahi Selatan tidak bisa lagi dianggap masalah biasa.
Dibutuhkan langkah serius, kolaboratif, dan berkelanjutan agar dampaknya tidak terus dirasakan warga setiap musim hujan.
“Harapan kita Cimahi Selatan bisa lebih maju dan mampu mengatasi banjir. Masalah banjir ini bukan hanya di Cimahi, hampir di semua daerah terjadi,” ujar Nabsun.
Infrastruktur Rusak dan Sampah Jadi Sorotan
Selain banjir, Nabsun juga menyoroti kondisi infrastruktur yang rusak, seperti benteng atau tanggul yang jebol, serta persoalan sampah yang menumpuk di pinggir jalan.
Menurutnya, dua persoalan ini memiliki dampak langsung terhadap kenyamanan dan keselamatan warga.
Ia menekankan pentingnya respons cepat dari pemerintah agar kerusakan infrastruktur tidak semakin meluas dan pengelolaan sampah dapat dilakukan secara lebih tertib dan berkelanjutan.
“Benteng yang jebol harus segera dibangun, dan sampah di pinggir jalan harus cepat diangkut. Ini semua perlu solusi yang lebih baik,” tegasnya.
Kolaborasi Jadi Kunci
Nabsun menilai, penyelesaian persoalan-persoalan tersebut tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah.
Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan para tokoh di wilayah menjadi kunci utama agar setiap program pembangunan benar-benar tepat sasaran.
“Ayo kita bersama-sama menanggulangi ini. Kita harus adil dan mampu membuat perbedaan nyata bagi masyarakat,” katanya.
Dalam forum Musrenbang tersebut, Nabsun juga menyinggung sektor pendidikan, khususnya terkait penataan dan keberlangsungan sekolah.
Ia berharap agar kebijakan pendidikan ke depan mampu memberikan kepastian dan kemudahan bagi masyarakat.
“Jangan sampai sekolah hanya mampir pindah. Harus dialokasikan dengan baik jika memang itu bisa diwujudkan,” ungkapnya.
Cimahi Diminta Jadi Contoh
Sebagai daerah yang dinilainya memiliki potensi besar, Cimahi diharapkan mampu menjadi contoh bagi daerah lain dalam menangani persoalan banjir dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui inovasi dan kreativitas.
“Kita harus kreatif dan bisa menyelesaikan persoalan ini bersama-sama,” pungkas Nabsun.
Musrenbang Kecamatan Cimahi Selatan sendiri dihadiri oleh unsur pemerintah, perwakilan masyarakat, serta tokoh-tokoh wilayah.
Forum ini menjadi bagian penting dalam penyusunan arah pembangunan daerah, dengan tujuan akhir meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan pemantapan pelayanan publik di Kota Cimahi. (Bagdja)
