PendidikanRagam Daerah

SPMB SMPN 1 Cisurupan Garut Membludak, 340 Siswa Baru Diterima Gratis Berkat Deretan Prestasi Sekolah

113
Yayu Adawiyyah wakil Kepala sekolah Kesiswaan SMPN 1 Cisurupan Kabupaten Garut

Garut/secondnewsupdate.co.id – Tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di SMP Negeri 1 Cisurupan, Kabupaten Garut, terlihat dari membludaknya peminat pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. 

Sekolah negeri favorit di wilayah Garut Selatan itu resmi menerima 340 peserta didik baru yang dibagi ke dalam 10 rombongan belajar (rombel), masing-masing berisi 34 siswa.

Penerimaan siswa baru tersebut dilaksanakan secara transparan, objektif, dan tanpa pungutan biaya, sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah daerah.

Seluruh tahapan seleksi mengacu pada Peraturan Bupati Garut serta petunjuk teknis SPMB melalui jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 1 Cisurupan, Yayu Adawiyyah, menegaskan bahwa sejak awal pihak sekolah berkomitmen menjaga integritas proses penerimaan peserta didik baru agar berjalan bersih, adil, dan mudah diakses masyarakat.

“Seluruh proses SPMB dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku. Tidak ada pungutan dalam bentuk apa pun. Informasi mengenai mekanisme penerimaan juga kami sampaikan secara terbuka agar masyarakat mendapatkan kepastian dan transparansi,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (17/7/2026).

Menurut Yayu, meningkatnya jumlah peminat bukan terjadi tanpa alasan. 

Dalam beberapa tahun terakhir, SMPN 1 Cisurupan terus menunjukkan perkembangan positif melalui berbagai prestasi siswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Keberhasilan para siswa dalam berbagai ajang perlombaan tingkat daerah hingga provinsi, ditambah aktivitas ekstrakurikuler yang semakin berkembang sepanjang 2025, menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang ingin menyekolahkan anaknya di SMPN 1 Cisurupan.

Selain fokus pada peningkatan mutu pendidikan, sekolah juga memastikan pelayanan kepada peserta didik berjalan sesuai regulasi, termasuk dalam pelaksanaan Program Indonesia Pintar (PIP/KIP). 

Pihak sekolah hanya memfasilitasi proses administrasi bagi siswa yang telah ditetapkan sebagai penerima bantuan oleh pemerintah.

Usai proses penerimaan selesai, seluruh siswa baru telah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan lancar. 

Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta semangat belajar peserta didik di lingkungan sekolah.

“Alhamdulillah seluruh peserta didik baru telah mengikuti MPLS dengan baik. Kami berharap mereka tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter, berakhlak baik, serta mampu mengharumkan nama sekolah di berbagai bidang,” pungkas Yayu.

Dengan sistem penerimaan yang transparan dan rekam jejak prestasi yang terus meningkat, SMPN 1 Cisurupan semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu sekolah menengah pertama favorit di Kabupaten Garut yang dipercaya masyarakat untuk mencetak generasi unggul di masa depan. (Asan).

Exit mobile version