Sumatera Utara/ secondnewsupdate.co.id — Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sumatera Utara dipastikan tetap aman dan kondusif pasca blackout (pemadaman listrik) yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera sejak Jumat malam.
Wakapolda Sumut, Sonny Irawan, menegaskan pihak kepolisian langsung bergerak cepat melakukan langkah antisipasi begitu terjadi gangguan jaringan sistem di Muara Bungo pada pukul 18.44 WIB.
Hal itu disampaikan Sonny saat memimpin Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Sabtu (23/5/2026) malam.
“Sejak kejadian malam hari, bapak Kapolda bersama seluruh jajaran melaksanakan deteksi dini, patroli dan kegiatan rutin yang ditingkatkan untuk mengantisipasi hal-hal yang muncul akibat blackout tersebut. Alhamdulillah sampai hari ini tidak ada kejadian menonjol di wilayah Polda Sumut,” ujar Sonny.
Menurutnya, Kepolisian Daerah Sumatera Utara mengerahkan personel di 29 Polres yang tersebar di 33 kabupaten/kota guna memastikan masyarakat tetap aman dan nyaman beraktivitas meski listrik padam di sejumlah daerah.
Selain fokus pada pengamanan, kepolisian juga terus berkoordinasi dengan PLN terkait percepatan pemulihan aliran listrik.
Berdasarkan data terbaru, pemulihan listrik di wilayah Sumatera Utara telah mencapai 71,8 persen, sementara khusus Kota Medan mencapai 76,8 persen.
“Kami berharap besok sudah bisa mencapai 100 persen. Koordinasi dengan PLN terus dilakukan baik melalui telepon maupun turun langsung ke lapangan,” katanya.
Tak hanya itu, Polda Sumut juga memastikan distribusi bahan bakar minyak tetap aman dan normal di tengah situasi blackout.
Polisi telah berkoordinasi dengan Pertamina dan pengelola SPBU untuk mengantisipasi kendala transaksi barcode akibat gangguan jaringan telekomunikasi.
“Untuk stok BBM aman dan normal. Kalau ada kepadatan di SPBU, itu lebih karena masyarakat panik sesaat,” jelas Sonny.
Sementara itu, Kapolrestabes Medan, Jean Calvijn Simanjuntak, mengatakan pihaknya menerjunkan sedikitnya 365 personel guna menjaga keamanan selama pemadaman berlangsung.
Sebanyak 78 mobil patroli dan 58 kendaraan roda dua disiagakan untuk patroli serta pengamanan di titik-titik rawan.
Polisi juga menempatkan personel di 29 lokasi terdampak pemadaman dan melakukan penjagaan di 91 SPBU di Kota Medan.
“Ada tiga sasaran utama, yakni penjagaan di persimpangan jalan yang masih padam listrik, patroli mobile di lokasi rawan kejahatan jalanan, serta floating personel di SPBU-SPBU,” ujar Calvijn.
Ia pun mengimbau masyarakat Kota Medan agar tidak panik dan tetap menjalankan aktivitas seperti biasa karena situasi keamanan masih terkendali.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Sumut bersama Kapolrestabes Medan turut meninjau langsung aktivitas masyarakat dan pengisian BBM di SPBU Coco Jalan Puteri Hijau, Medan. (RZ)
