BeritaLingkungan HidupRagam Daerah

Tanam 1.000 Pohon di Situ Cihuni, Wabup Intan Targetkan RTH Tangerang Tembus 25 Persen

913
Secara simbolis Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menanam pohon 1000 pohon

Kab Tangerang// secondnewsupdate.co.id – Momentum peringatan Hari Bumi 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk memperkuat komitmen pelestarian lingkungan. 

Salah satunya melalui aksi penanaman 1.000 pohon yang dipusatkan di kawasan Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan tersebut secara langsung dibuka oleh Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penanaman pohon bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan langkah konkret menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus investasi bagi masa depan generasi mendatang.

“Ini bukan hanya simbolis, tapi wujud nyata kepedulian kita terhadap bumi. Harapannya, ruang terbuka hijau di Kabupaten Tangerang bisa terus meningkat, minimal mencapai 20 hingga 25 persen,” ujar Intan.

Menurutnya, peningkatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) menjadi krusial untuk menjaga kualitas udara tetap bersih dan menciptakan lingkungan yang sehat serta nyaman bagi masyarakat.

Intan juga mengingatkan bahwa peringatan Hari Bumi harus menjadi refleksi bersama. Ia menegaskan bahwa bumi bukan warisan leluhur semata, melainkan titipan yang wajib dijaga untuk generasi mendatang.

“Menjaga lingkungan itu tanggung jawab kita semua. Tidak hanya menanam pohon, tapi juga bagaimana kita mengelola sampah dengan baik,” tegasnya.

Momentum peringatan Hari Bumi 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk memperkuat komitmen pelestarian lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyinggung program kebersihan yang saat ini digalakkan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto melalui gerakan “Indonesia Asri”. Di tingkat daerah, Pemkab Tangerang rutin menggelar kegiatan korvey atau kerja bakti setiap Kamis dan Jumat.

Sorotan juga diberikan Intan terhadap kondisi kawasan Situ Cihuni yang kini menjadi destinasi favorit masyarakat untuk berolahraga dan rekreasi. 

Ia menilai masih rendahnya kesadaran pengunjung dalam menjaga kebersihan, terutama terkait pembuangan sampah.

“Saya sempat jogging di sini dan masih banyak sampah berserakan. Bahkan saya ikut memunguti sampah. Ke depan, pengelola harus menambah fasilitas tempat sampah agar pengunjung lebih tertib,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Intan mengapresiasi peran Yayasan Banksasuci Foundation yang menjadi inisiator kegiatan tersebut. 

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, komunitas, swasta, dan masyarakat menjadi kunci dalam mengatasi persoalan lingkungan, termasuk sampah dan penghijauan.

“Atas nama Pemkab Tangerang, kami mengucapkan terima kasih atas konsistensi Banksasuci Foundation. Sinergi seperti ini sangat penting untuk menjaga kelestarian lingkungan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Banksasuci Foundation, Ade Yunus, menyampaikan bahwa gerakan penanaman pohon yang mereka lakukan bertujuan membangun kesadaran kolektif masyarakat.

“Menanam pohon bukan lagi sekadar imbauan, tapi sudah menjadi kebutuhan. Kami ingin mewujudkan visi Banten Teduh, Tangerang Sejuk melalui kolaborasi semua pihak,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, pihaknya telah melakukan penanaman pohon di berbagai wilayah seperti Kecamatan Mauk, Kosambi, Pakuhaji, hingga bantaran Sungai Cimanceri dan Cileles.

“Total sudah sekitar 211.000 pohon yang kami tanam. Dengan tambahan hari ini, berarti mencapai sekitar 212.000 pohon dalam tiga tahun terakhir,” jelasnya.

Aksi penanaman pohon ini diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan ruang hijau, tetapi juga menjadi gerakan berkelanjutan dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Tangerang. (Dia)

Exit mobile version