AgamaEntertainmentGaya hidupRagam Daerah

Tangerang Bersyukur ke-394, KH Ubaidillah Ajak Pemerintah dan Masyarakat Perkuat Persatuan serta Keimanan

1021
Bupati Kabupaten Tangerang Banten Mochamad Maesyal Rasyid, dalam acara Peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang menjadi momentum untuk memperkuat rasa syukur, meningkatkan keimanan, sekaligus merawat persatuan di tengah keberagaman masyarakat, sedang memberikan sambutannya

Tangerang, Banten | secondnewsupdate.co.id – Peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang menjadi momentum untuk memperkuat rasa syukur, meningkatkan keimanan, sekaligus merawat persatuan di tengah keberagaman masyarakat. 

Pesan tersebut mengemuka dalam tausiyah KH Ubaidillah pada rangkaian kegiatan keagamaan Tangerang Bersyukur yang berlangsung di Masjid Agung Al-Amjad, Tigaraksa.

Di hadapan jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Tangerang, tokoh masyarakat, serta ribuan jamaah dari berbagai kalangan, KH Ubaidillah mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan pertambahan usia Kabupaten Tangerang sebagai kesempatan untuk melakukan introspeksi dan memperkuat komitmen membangun daerah yang lebih baik.

Menurutnya, rasa syukur atas perjalanan panjang Kabupaten Tangerang tidak cukup hanya diungkapkan melalui ucapan.

Syukur perlu diwujudkan dalam perilaku sehari-hari, kepedulian terhadap sesama, upaya menjaga kerukunan, serta kesungguhan menjalankan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia menegaskan, keberkahan suatu daerah tidak terlepas dari hubungan harmonis antara pemerintah dan masyarakat. Kebersamaan, ketaatan, serta semangat saling menghormati menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan sejahtera.

Tausiyah KH Ubaidillah (kiri) pada rangkaian kegiatan keagamaan Tangerang Bersyukur yang berlangsung di Masjid Agung Al-Amjad, Tigaraksa.

“Syukur adalah kunci keberkahan suatu negeri. Ketika pemerintah dan rakyatnya bersatu dalam ketaatan, saling merangkul, dan menjaga ukhuwah Islamiyah serta persatuan, maka Allah SWT akan melimpahkan keberkahan dari langit dan bumi untuk Kabupaten Tangerang,” tutur Ubaidillah dalam tausiyahnya.

Kebersamaan Tanpa Sekat Jadi Pesan Penting Tangerang Bersyukur

Selain mengingatkan pentingnya rasa syukur, KH Ubaidillah turut mengapresiasi suasana kebersamaan yang tercipta selama kegiatan berlangsung.

Masjid Agung Al-Amjad menjadi ruang pertemuan berbagai lapisan masyarakat yang hadir dengan latar belakang dan profesi berbeda.

Aparatur sipil negara (ASN), ulama, pengemudi ojek online, tokoh masyarakat, hingga warga umum tampak menyatu dalam suasana religius. 

Kebersamaan tersebut dinilai mencerminkan pentingnya membangun hubungan sosial yang terbuka, saling menghargai, dan jauh dari sekat-sekat perbedaan.

Pesan itu sekaligus menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah bukan semata-mata ditentukan oleh pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi.

Kekuatan sosial, kerukunan antarwarga, serta kepedulian terhadap sesama juga menjadi unsur penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.

Karena itu, semangat Tangerang Bersyukur diharapkan tidak berhenti pada seremoni peringatan hari jadi. 

Nilai-nilai kebersamaan yang terbangun perlu terus dipelihara dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan pemerintahan maupun di tengah masyarakat.

Doa Bersama untuk Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berkah

Tausiyah yang disampaikan dengan suasana hangat tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama. 

Wakil Bupati Kabupaten Tangerang Intan Nurul Hikmah (tengah) sedang mendengarkan ceramah tausiah KH Ubaidillah

Para jamaah memohon agar Kabupaten Tangerang senantiasa diberikan perlindungan dari berbagai marabahaya, dianugerahi pemimpin yang amanah, serta terus berkembang menjadi daerah yang religius, sejahtera, dan penuh keberkahan.

Momentum Hari Jadi ke-394 ini pun menjadi pengingat bahwa perjalanan pembangunan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. 

Sinergi antara pemerintah, ulama, tokoh masyarakat, dan warga diharapkan terus terjaga demi mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin maju tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan.

Melalui rangkaian Tangerang Bersyukur, semangat rasa syukur, persaudaraan, dan persatuan diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam mengawal masa depan Kabupaten Tangerang. (Dia)

Exit mobile version