BeritaPeristiwaRagam Daerah

Tangis Duka di Babakan Pasir Langu: Longsor Terjang Cisarua, Puluhan Warga Masih Dicari

375
Korban timbunan longsong di Cisarua yang berhasil dievakuasi

Kabupaten Bandung Barat //secondnewsupdate.co.id–Derasnya hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung Barat dalam beberapa hari terakhir berujung petaka. Longsor hebat terjadi di Kampung Babakan, Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, pada Sabtu dini hari (24/1/2026).

Longsor tersebut telah menimbun permukiman warga dan menyisakan duka mendalam.

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun dari tim di lapangan, jumlah warga terdampak diperkirakan mencapai 113 jiwa dari 34 kepala keluarga.

Dari jumlah tersebut, 23 orang dinyatakan selamat, 8 orang ditemukan meninggal dunia, sementara 82 orang lainnya masih dalam proses pencarian.

Upaya pencarian korban terus dilakukan tanpa henti meski menghadapi medan berat dan cuaca yang tidak bersahabat.

Derasnya hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung Barat dalam beberapa hari terakhir berujung petaka. Longsor hebat terjadi di Kampung Babakan, Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, pada Sabtu dini hari (24/1/2026).

Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, mengatakan bahwa seluruh unsur telah dikerahkan untuk mempercepat operasi pencarian dan penyelamatan.

“Saat ini tim gabungan dari BPBD KBB, TNI, Polri, serta unsur relawan terus melakukan operasi SAR. Kondisi di lapangan memang cukup berat, namun pencarian korban yang belum ditemukan tetap menjadi prioritas utama. Mudah-mudahan seluruh korban bisa segera dievakuasi,” ujarnya kepada awak media.

Demi menghindari risiko longsor susulan, para korban selamat dan warga terdampak lainnya telah dievakuasi ke penampungan sementara yang disediakan oleh pihak kecamatan dan pemerintah desa setempat. 

Di lokasi pengungsian, para korban mendapatkan perlindungan darurat sambil menanti kepastian nasib keluarga mereka yang masih tertimbun material longsor.

Sementara itu, Bupati Bandung Barat Jeje Richie Ismail turun langsung meninjau lokasi bencana. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah saat ini memusatkan perhatian pada pencarian korban, di tengah kondisi cuaca yang belum sepenuhnya mendukung.

“Kami fokus terlebih dahulu pada pencarian korban. Walaupun cuaca menjadi tantangan, kami juga sudah menyiapkan posko serta bantuan sementara bagi warga terdampak,” kata Jeje.

Dengan nada penuh empati, Bupati Jeje juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada seluruh keluarga korban.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan,” ucapnya.

Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen untuk melakukan langkah mitigasi guna mencegah kejadian serupa. 

Terutama bagi wilayah rawan bencana yang berada di sekitar kawasan perbukitan dan tebing.

“Kami akan berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanganan bencana secara lebih menyeluruh,” pungkasnya. (Lalas)

Exit mobile version