HukumInformatikaKesehatanLingkungan HidupPolitikRagam DaerahSosial

Tangis Harapan Warga Cipageran Pecah di Reses Dani Daniswara, Rutilahu Jadi Jeritan Utama: “Kami Hanya Ingin Rumah Layak”

2364
Anggota DPRD Kota Cimahi dari fraksi PDI-P Mochamad Dani Daniswara saat menampung aspirasi masyarakat Cipageran yang akan tetap dikawal kepada pemerintah

Cimahi//secondnewsupdate.co.id – Suasana haru menyelimuti kegiatan reses Anggota DPRD Kota Cimahi, Mochamad Dani Daniswara, dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) saat ratusan warga memadati Jalan Cipageran Lapang Voli RT 08/RW 06, Minggu (26/4/2026).

Dalam pertemuan yang seharusnya menjadi forum penyerapan aspirasi itu, terselip kisah pilu masyarakat yang masih berjuang hidup di rumah tidak layak huni (rutilahu).

Reses masa persidangan I ini bukan sekadar agenda formal. Di hadapan sekitar 500 konstituen, Dani mendengar langsung keluhan warga yang selama ini jarang tersampaikan. 

Banyak di antara mereka datang dengan satu harapan sederhana: memiliki tempat tinggal yang aman dan layak.

500 konstituen Mochamad Dani Daniswara hadir untuk mendukung dirinya secara maksimal

“Masih banyak warga di wilayah ini yang rumahnya butuh perhatian serius. Kondisinya memprihatinkan dan perlu segera direhabilitasi,” ujar Dani dengan nada serius.

Keluhan soal rutilahu menjadi sorotan utama. 

Warga mengaku kondisi rumah mereka semakin memburuk, terutama saat musim hujan. Atap bocor, dinding rapuh, hingga lantai yang tidak layak menjadi realitas sehari-hari yang mereka hadapi.

Tak hanya itu, aspirasi lain juga mengalir deras. Mulai dari perbaikan jalan lingkungan, pembangunan gorong-gorong, kirmir penahan tanah, hingga infrastruktur dasar lainnya yang dinilai masih jauh dari kata memadai.

Menanggapi hal tersebut, Dani menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap aspirasi yang masuk. 

Ia menyebut, amanah sebagai wakil rakyat bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar yang harus diwujudkan dalam aksi nyata.

“Insyaallah, selama saya diberi kepercayaan, semua usulan ini akan saya perjuangkan. Ini bukan janji kosong, tapi komitmen agar Cimahi bisa lebih maju dan masyarakatnya hidup lebih layak,” tegasnya.

Di tengah pernyataannya, momen emosional tak terhindarkan saat Dani menyinggung sosok ayahnya, Yus Rusnaya, mantan anggota DPRD Kota Cimahi periode 2019–2024. 

Dengan suara bergetar, ia mengaku melanjutkan perjuangan sang ayah dalam mengabdi kepada masyarakat.

“Saya mohon maaf jika belum bisa maksimal seperti ayahanda saya. Tapi saya bertekad melanjutkan perjuangan beliau untuk terus menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ucapnya.

Sosok Dani yang masih muda dan energik dinilai membawa harapan baru bagi warga Cipageran.

Dukungan pun mengalir dari masyarakat yang berharap aspirasi mereka benar-benar diwujudkan, bukan sekadar didengar.

Reses ini menjadi bukti bahwa di balik pembangunan kota, masih ada suara-suara kecil yang menunggu untuk diperhatikan.

Warga Cipageran kini hanya berharap, jeritan mereka tidak berhenti di forum reses, tetapi benar-benar berujung pada perubahan nyata. (Bagdja)

Exit mobile version