BeritaInformatikaInternasionalRagam Daerah

Tangis Pecah di TMP Cikutra: Mayor Zulmi Gugur di Lebanon, Panglima TNI Turun Langsung Antar ke Peristirahatan Terakhir

3270
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto saat memimpin upacara pemakaman Perwira TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon itu kini resmi menyandang pangkat Mayor Anumerta. Zulmi Aditya Iskandar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra Bandung Minggu (5/4/2026)

Bandung//secondnewsupdate.co.id Suasana duka menyelimuti Tempat Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Minggu (5/4/2026). 

Isak tangis keluarga pecah saat jenazah Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar perlahan dimakamkan dengan upacara militer penuh kehormatan.

Perwira TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon itu kini resmi menyandang pangkat Mayor Anumerta. 

Kepergiannya meninggalkan luka mendalam, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi institusi TNI dan bangsa Indonesia.

Jajaran Staf TNI Angkatan Darat, semua hadir melayat kerumah duka Almarhum Mayor Infanteri Zulmi Aditya Iskandar dirumah dukanya di Kp Cikenal Cimahi Utara RT 04/01 Kelurahan Citeureup

Sebelum dimakamkan, jenazah almarhum diberangkatkan dari rumah duka di kawasan Cimahi Utara. 

Prosesi berlangsung khidmat, dengan iring-iringan prajurit yang mengawal penuh hormat, mengantarkan sang perwira menuju tempat peristirahatan terakhirnya.

Di dalam rumah duka, suasana haru begitu terasa. Foto almarhum terpajang berdampingan dengan potret keluarga, menjadi saksi bisu perjalanan hidup seorang prajurit yang dikenal berdedikasi tinggi sekaligus sosok hangat bagi orang-orang terdekatnya.

Tangis keluarga dan kerabat tak terbendung saat prosesi penghormatan terakhir digelar. Sejumlah rekan sejawat dari TNI tampak hadir, berdiri tegap memberi salam penghormatan, sebagai bentuk solidaritas dan penghargaan terakhir kepada sesama prajurit.

Upacara pemakaman dipimpin langsung oleh Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Di bawah terik matahari, prosesi berlangsung lancar namun penuh kesedihan yang mendalam.

Seluruh staf Angkatan Darat dan teman-teman sejawat Almarhum Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, mengiring keberangkatan jenazah untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra Bandung dari rumah dukanya Kp Cikenal Cimahi Utara RT 04/01 Kelurahan Citeureup

“Atas nama Tentara Nasional Indonesia, saya mengucapkan belasungkawa yang sebesar-besarnya atas gugurnya prajurit terbaik TNI,” ujar Agus dalam amanatnya.

Menurutnya, almarhum merupakan sosok prajurit unggul yang berdinas di Grup II Kopassus TNI AD. Selama bertugas, Zulmi dikenal memiliki rekam jejak prestasi yang gemilang dan kerap menerima penghargaan dari satuannya.

Prestasi itulah yang mengantarkannya dipercaya menjalankan misi internasional bersama pasukan perdamaian di bawah naungan PBB di Lebanon.

Namun, tugas mulia tersebut harus dibayar dengan pengorbanan tertinggi.

“Beliau adalah prajurit yang selalu menunjukkan dedikasi luar biasa. Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi kita semua,” lanjut Agus.

Persiapan pihak keluarga Almarhum Mayor Infanteri Zulmi Aditya Iskandar diberangkatkan dari rumah dukanya di Kp Cikenal Cimahi Utara RT 04/01 Kelurahan Citeureup

Di balik duka mendalam, tersimpan kebanggaan atas pengabdian almarhum. Negara memastikan seluruh hak keluarga akan diberikan, termasuk santunan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) senilai Rp1,2 miliar.

Selain itu, keluarga juga akan menerima santunan risiko kematian khusus sebesar Rp450 juta, manfaat asuransi, beasiswa pendidikan bagi anak, Rp 30 juta per anak, serta berbagai bantuan lain dari TNI dan pemerintah.

Kepergian Mayor Zulmi menjadi pengingat akan besarnya pengorbanan prajurit Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia. Ia berpulang sebagai pahlawan, meninggalkan jejak pengabdian yang akan terus dikenang sepanjang masa. (Bagdja)

Exit mobile version