BeritaOlah RagaRagam Daerah

Tasik Open 2026 Resmi Dibuka, 396 Karateka dari Berbagai Daerah Ramaikan GOR Sukapura Tasikmalaya

117
Plh Walikota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara membuka kegiatan Tasik Karate Open 2026, Sabtu (16/5/2026). (Foto:Krist)

Kota Tasikmalaya/ secondnewsupdate.co.id – Ajang kejuaraan karate Tasik Open 2026 resmi dibuka di GOR Sukapura, Sabtu (16/5/2026). 

Sebanyak 396 peserta dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam turnamen yang digelar selama dua hari tersebut.

Suasana GOR Sukapura pun tampak bergemuruh sejak pagi dengan kehadiran ratusan karateka dari sejumlah kota seperti Bandung, Garut, Yogyakarta, dan daerah lainnya yang datang untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di atas matras.

Plh Wali Kota Tasikmalaya Diky Candranegara mengatakan, Tasik Open 2026 bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi antar-atlet sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal.

“Kegiatan ini untuk membuka ruang perekonomian yang baik di Kota Tasikmalaya. Karena Tasik menjadi efek setrum wilayah Priangan Timur yang banyak kegiatan. Mudah-mudahan prestasi ini memberikan dampak positif bagi mereka,” ujar Diky saat membuka kegiatan.

Ajang kejuaraan karate Tasik Open 2026 resmi dibuka di GOR Sukapura, Sabtu (16/5/2026).

Turnamen karate ini berlangsung pada 16-17 Mei 2026 dengan mempertandingkan sejumlah kategori yang diikuti atlet dari berbagai kelompok usia dan tingkatan kemampuan.

Ketua Panitia Pelaksana Cabang Olahraga FORKI, Yuki, menjelaskan terdapat tiga kategori utama yang dipertandingkan, yakni kelas prestasi, kata, dan festival.

“Untuk hari ini Tasik Open 2026 kelas prestasi. Besok masuk kelas festival. Total ada kurang lebih 396 peserta yang ikut,” katanya.

Sebanyak enam perguruan karate ambil bagian dalam penyelenggaraan perdana Tasik Open ini. Menurut Yuki, event ini menjadi langkah awal FORKI untuk membangun kompetisi karate yang berkelanjutan di Kota Tasikmalaya.

Ia menyebut, ke depan Tasik Open direncanakan menjadi agenda rutin yang digelar dua kali dalam setahun.

“Satu untuk umum, satu lagi rencananya antar pelajar. Sekaligus kami terbuka untuk menggantikan O2SN yang sudah dihapus. FORKI siap mengisi kekosongan itu,” ujarnya.

Penyelenggaraan Tasik Open 2026 diharapkan menjadi wadah lahirnya bibit-bibit atlet karate baru asal Kota Tasikmalaya yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.

Selain itu, event ini juga diharapkan mampu membangkitkan semangat olahraga bela diri, khususnya karate, di wilayah Priangan Timur.

Dengan tingginya antusiasme peserta pada gelaran perdana ini, Tasik Open berpotensi menjadi salah satu agenda olahraga bergengsi yang rutin dinantikan komunitas karate di Jawa Barat. (Krist)

Exit mobile version