KriminalRagam Daerah

Tim Patroli Sat Samapta Polres Garut, Berhasil Amankan Tiga Pelaku Aksi Perang Sarung

125
Hendak perang sarung Tiga Pelajar di Amankan Tim Patroli Sat Samapta Polres Garut, Sabtu dinihari (8/3/2025). (Foto: hms Polres Garut)

SNU|Kabupaten Garut – Tim Patroli Presisi Sat Samapta melaksanakan serangkaian kegiatan patroli preventif untuk mengantisipasi terjadinya tindakan premanisme, C3 (Curat, Curas, Curanmor), pungli, serta perang sarung di beberapa wilayah Kabupaten Garut, khususnya pada bulan suci Ramadan. Sabtu (08/03/2025).

Kegiatan di mulai pada pukul 00.07 WIB, dengan melakukan patroli ke wilayah Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, dan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota.

Saat ke lokasi tersebut kami Tim Patroli mendapatkan sekelompok pemuda akan melakukan aksi perang sarung tepatnya di alan Guntur Sari, Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul.

Kasat Samapta AKP Masrokan, S.E membenarkan Saat ke lokasi tersebut kami Tim Patroli mendapatkan sekelompok pemuda akan melakukan aksi perang sarung

Barang bukti yang diamankan dari tiga pelajar Aksi perang sarung, Sabtu(8/3/2025). (Foto: hms Polres Garut)

Aksi ini, yang berpotensi menyebabkan gangguan keamanan, segera direspons dengan memberikan himbauan kepada para pelaku dan melakukan tindakan fisik sebagai bentuk penguatan kedisiplinan.

Beberapa barang bukti berupa sarung yang digunakan dalam aksi perang sarung tersebut berhasil diamankan.

Tim patroli kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Tarogong Kidul untuk tindak lanjut lebih lanjut, guna memberikan rasa aman bagi masyarakat setempat.

Kemudian, pada pukul 01.04 WIB, Tim Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres Garut kembali melaksanakan patroli di Sukamentri, Kecamatan Garut Kota.

“Dalam patroli ini, sekelompok pemuda yang terlibat dalam aksi perang sarung juga berhasil diamankan.” Ujar Kasat Samapta

Para pelaku yang terlibat antara lain berinisial R (17), RM (16), dan RZ (16), yang semuanya tercatat sebagai pelajar.

Adapun barang bukti yang kami sita berupa sarung dan gesper kemudian para pemuda tersebut kami melakukan pembinaan dengan menerapkan punishment berupa penguatan fisik seperti push-up sebagai bentuk pembinaan dan pengajaran agar mereka tidak mengulangi perbuatan yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.

“Dengan adanya kegiatan patroli ini, diharapkan dapat mengurangi potensi gangguan Kamtibmas selama bulan suci Ramadhan dan menciptakan lingkungan yang aman bagi masyarakat Garut.” Pungkas Kasat Samapta. (Krist)

Exit mobile version