InformatikaRagam DaerahSosialTeknologi

Tinjau Jembatan Pertanian di Badak Anom, Bupati Tangerang Janjikan Perbaikan Bertahap Hingga Pembangunan Permanen

1120
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung kondisi jembatan pertanian di Desa Badak Anom, Kecamatan Sindang Jaya, Rabu (31/12/2025).

Tangerang//secondnewsupdate.co.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung kondisi jembatan pertanian di Desa Badak Anom, Kecamatan Sindang Jaya, Rabu (31/12/2025).

Kunjungan tersebut merupakan respon cepat Pemkab Tangerang terhadap infrastruktur penunjang aktivitas masyarakat, khususnya para petani.

“Pagi tadi Pak Kadis Bina Marga melaporkan bahwa di Badak Anom ada jembatan kecil yang digunakan masyarakat, terutama petani, untuk aktivitas panen dan kegiatan sehari-hari. Tadi saya lihat langsung, para petani juga banyak yang melintas di jembatan ini,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan, jembatan tersebut memiliki peran vital karena digunakan setiap hari oleh masyarakat untuk kebutuhan pertanian dan mobilitas warga.

“Jembatan dengan lebar sekitar 1,4 meter ini cukup vital. Dibangun secara swadaya oleh masyarakat pada tahun 2011 dan hingga kini masih aktif digunakan dengan volume lalu lintas yang cukup tinggi,” ungkapnya.

Tinjau jembatan pertanian di Badak Anom, Bupati Tangerang janjikan perbaikan bertahap hingga pembangunan permanen

Ia menambahkan, jembatan tersebut menghubungkan Desa Badak Anom, Kecamatan Sindang Jaya dengan Desa Jambu Karya, Kecamatan Rajeg, serta melintasi Sungai Cimanceuri yang merupakan sungai aktif. 

Kondisi jembatan yang sudah cukup lama dikhawatirkan akan rusak jika terus digunakan tanpa perbaikan.

“Karena ini sungai aktif dan lalu lintas masyarakat cukup tinggi, saya khawatir lama-lama jembatan ini rusak dan membahayakan. Untuk tahun ini, karena APBD 2026 sudah diketuk palu, kita perbaiki dulu bagian pengamannya seperti pagar jembatan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa pembangunan jembatan permanen akan diupayakan melalui penganggaran pada tahun 2027.

“InsyaAllah di anggaran 2027 dan dengan izin dari Kementerian PU, nanti kita bangunkan jembatan ini agar kepentingan dan aktivitas masyarakat bisa terakomodir dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menyampaikan bahwa pihaknya akan menyiapkan perencanaan teknis pembangunan jembatan sesuai pedoman dan standar yang berlaku.

“DBMSDA akan menyusun perencanaan teknis secara komprehensif dan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum terkait perizinan pemanfaatan sumber daya air,” jelasnya.

Bupati Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid bersama rombongan saat survei jembatan jembatan pertanian sebagai kunjungan tersebut merupakan respon cepat Pemkab Tangerang terhadap infrastruktur penunjang aktivitas masyarakat, khususnya para petani.

Ia menambahkan, jembatan pertanian yang berlokasi di Kampung Badak RT 04/01, Desa Badak Anom tersebut direncanakan memiliki bentang sekitar 48 meter dengan lebar 1,4 meter, dan melintasi Sungai Cimanceuri yang kewenangannya berada di bawah Kementerian PUPR melalui BBWS Ciliwung–Cisadane.

Menurutnya, perencanaan dan pembangunan jembatan ini akan mengacu pada Peraturan Menteri PUPR Nomor 2 Tahun 2024 tentang Tata Cara Perizinan Berusaha Penggunaan Sumber Daya Air dan Persetujuan Penggunaan Sumber Daya Air.

Dengan adanya perhatian pemerintah daerah ini, diharapkan akses petani dan warga sekitar semakin aman dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih baik. (Diana)

Exit mobile version