Jawa Tengah, Boyolali l secondnewsupdate.co.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Kodim 0724/Boyolali terus menunjukkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Tak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, Satgas TMMD juga memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui kegiatan nonfisik yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Salah satu kegiatan tersebut diwujudkan melalui sinergi antara Satgas TMMD dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Boyolali yang menggelar penyuluhan bagi masyarakat di Desa Bercak, Kecamatan Wonosamudro, Rabu (5/8/2026).
Penyuluhan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan keluarga, ketahanan keluarga, pendidikan pengasuhan anak, hingga pemberdayaan ekonomi rumah tangga.
Melalui edukasi tersebut, warga diharapkan mampu menerapkan pola hidup sehat dan produktif dalam kehidupan sehari-hari.
Bati Staf Ter Kodim 0724/Boyolali, Peltu Sutarto, menjelaskan bahwa materi yang diberikan mencakup kesehatan keluarga, pencegahan stunting, pola asuh anak, kesehatan reproduksi, serta pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai penguatan ketahanan keluarga, pencegahan kenakalan remaja, serta penanaman nilai-nilai sosial kemasyarakatan sebagai fondasi membangun lingkungan yang aman, harmonis, dan produktif.
“Melalui kegiatan ini kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, tetapi juga kualitas sumber daya manusianya,” ujar Sutarto.
Dalam kesempatan yang sama, TP PKK Kabupaten Boyolali turut memberikan sosialisasi mengenai pemberdayaan ekonomi keluarga.
Materi yang disampaikan meliputi pengembangan keterampilan rumah tangga, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga pemanfaatan potensi lokal untuk meningkatkan pendapatan keluarga.
Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan keluarga yang lebih mandiri secara ekonomi sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.
Sutarto menambahkan, seluruh kegiatan nonfisik TMMD merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang melibatkan TP PKK bersama berbagai instansi pemerintah dari tingkat kabupaten hingga desa. Sinergi ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menyukseskan program TMMD yang mengedepankan pembangunan menyeluruh.
“TMMD bukan hanya membangun jalan, jembatan, atau fasilitas umum lainnya, tetapi juga membangun karakter, wawasan, kesehatan, dan kemandirian masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ungkapnya.
Melalui rangkaian penyuluhan tersebut, Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali berharap masyarakat Desa Bercak semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan keluarga, memperkuat ketahanan sosial, serta mampu mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki. Dengan demikian, manfaat Program TMMD tidak hanya terlihat dari hasil pembangunan fisik, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Agus Kemplu)
