Wonogiri, Jateng | secondnewsupdate.co.id — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 Kodim 0728/Wonogiri resmi dibuka di Dusun Mangli, Desa Giriwarno, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri, Selasa (13/10/2026).
Program yang mengusung semangat gotong royong tersebut melibatkan TNI bersama masyarakat setempat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga. Sejumlah kegiatan fisik dan nonfisik disiapkan dalam pelaksanaan TMMD kali ini.
Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0728/Wonogiri sekaligus Perwira Pelaksana TMMD, Kapten Inf Jumadi, menyampaikan bahwa kegiatan telah diawali dengan tahap pra-TMMD sebelum resmi dibuka pada Selasa, 13 Oktober 2026.
Dalam laporan rencana pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV TA 2026, Kapten Inf Jumadi memaparkan sejumlah sasaran pembangunan fisik yang akan dikerjakan di Dusun Mangli, Desa Giriwarno.
Salah satu sasaran utamanya adalah pembangunan jalan rabat beton sepanjang 400 meter, lebar 3 meter, dan tebal 12 sentimeter. Selain itu, pekerjaan juga mencakup pembangunan talud, empat titik drainase, serta satu titik gorong-gorong.
Anggaran Rp465 Juta dari APBD Provinsi dan Kabupaten
Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, anggaran sebesar Rp465 juta dialokasikan melalui dua sumber pendanaan. Rinciannya, Rp165 juta berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah dan Rp300 juta dari APBD Kabupaten Wonogiri.
Anggaran tersebut diharapkan dapat menunjang penyelesaian seluruh sasaran fisik sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Pembangunan infrastruktur jalan dan saluran air ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas sehari-hari warga, serta meningkatkan akses terhadap fasilitas umum di wilayah setempat.
Tak Hanya Infrastruktur, TMMD Gelar Penyuluhan bagi Masyarakat
Selain pembangunan fisik, TMMD Sengkuyung Tahap IV juga menyasar peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui berbagai kegiatan nonfisik.
Kegiatan tersebut meliputi sosialisasi, penyuluhan, dan pelatihan yang melibatkan perangkat dinas atau instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonogiri, Kodim 0728/Wonogiri, serta Polres Wonogiri.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas instansi sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.
Program TMMD juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara TNI dan rakyat melalui kerja sama langsung dalam pelaksanaan pembangunan.
Melalui TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026, diharapkan percepatan pembangunan daerah dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat serta tumbuhnya semangat gotong royong.
Pada akhirnya, program ini diharapkan tidak hanya menghasilkan pembangunan infrastruktur yang bermanfaat, tetapi juga semakin memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat. (Agus Kemplu)
