Lingkungan HidupRagam DaerahSosial

TNI Peduli Sampah, Dandim Boyolali Pimpin Bersih-Bersih Empat Pasar Tradisional

107
Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro, Kodim 0724/Boyolali menggelar Karya Bakti TNI Peduli Sampah dengan menyasar empat pasar tradisional di Kabupaten Boyolali, Kamis (27/8/2026).

Jawa Tengah, Boyolali l swcondnewsupdate.co.id – Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan kembali ditunjukkan jajaran TNI. 

Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro, Kodim 0724/Boyolali menggelar Karya Bakti TNI Peduli Sampah dengan menyasar empat pasar tradisional di Kabupaten Boyolali, Kamis (27/8/2026).

Aksi tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0724/Boyolali Letkol Inf Gunawan Nurbathin. Tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, karya bakti ini diarahkan untuk menciptakan lingkungan pasar yang lebih bersih, sehat, tertata, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan secara bersama-sama.

Empat lokasi yang menjadi sasaran kegiatan yakni Pasar Sunggingan, Pasar Sayur Cepogo, Pasar Sambi, dan Pasar Tenggok Klego. 

Di masing-masing lokasi, personel TNI bersama unsur terkait dan masyarakat bahu-membahu membersihkan kawasan pasar.

Sejumlah pekerjaan dilakukan, mulai dari membersihkan jalan dan area aktivitas pasar, mengangkut sampah yang menumpuk, hingga membersihkan saluran drainase serta parit di sekitar lingkungan pasar.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat pasar merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang setiap hari dipenuhi pedagang maupun pembeli. 

Tingginya aktivitas perdagangan juga berpotensi menghasilkan sampah dalam jumlah besar apabila tidak dikelola dengan baik.

Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Gunawan Nurbathin menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian dan pengabdian TNI kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menumbuhkan budaya gotong royong dan peduli terhadap kebersihan lingkungan. Lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana yang sehat, nyaman dan aman bagi masyarakat,” ujar Gunawan.

Menurutnya, persoalan kebersihan pasar tidak dapat hanya dibebankan kepada petugas kebersihan. 

Pedagang, pengunjung, pengelola pasar, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat memiliki peran yang sama dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih dan nyaman.

Selain membersihkan sampah, perhatian terhadap saluran drainase juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.

Saluran air yang terbebas dari sampah dan endapan diharapkan dapat berfungsi optimal sehingga potensi genangan akibat tersumbatnya aliran air dapat diminimalkan.

Karya bakti tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat. 

Semangat kebersamaan yang terbangun di lapangan diharapkan mampu menjadi modal sosial untuk menghadapi berbagai persoalan lingkungan di wilayah Boyolali.

Gunawan berharap semangat gotong royong yang terlihat dalam kegiatan tersebut tidak berhenti ketika karya bakti berakhir. Menurutnya, kebersihan lingkungan membutuhkan konsistensi dan harus menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.

“Jangan sampai setelah kegiatan ini selesai, sampah kembali menumpuk. Yang paling penting adalah bagaimana kesadaran untuk menjaga kebersihan ini terus dilakukan secara berkelanjutan,” tegasnya.

Melalui Karya Bakti TNI Peduli Sampah, Kodim 0724/Boyolali kembali menunjukkan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap persoalan sosial dan lingkungan.

Momentum menyambut HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro pun menjadi semakin bermakna dengan aksi nyata menjaga kebersihan empat pasar tradisional. 

Dari pasar yang bersih, diharapkan tumbuh lingkungan yang sehat sekaligus aktivitas ekonomi masyarakat yang semakin nyaman. (Agus Kemplu)

Exit mobile version