Bandung/secondnewsupdate.co.id – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan oleh jajaran TNI dan Polri di Kota Bandung.
Melalui semangat gotong royong bersama masyarakat, pengolahan lahan produktif kembali dilakukan di wilayah Kelurahan Margasuka, Kecamatan Babakan Ciparay, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Margasuka Aiptu Sopa Rochwani, Babinsa Serka Pahala, serta Lembaga Ketahanan Kelurahan (LKK) Margasuka yang bersama-sama mengolah lahan Buruan SAE di RW 09.
Lahan tersebut dipersiapkan untuk menjadi area budidaya berbagai tanaman pangan yang diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan pangan sekaligus mendukung kemandirian warga.
Pengolahan lahan dilakukan secara gotong royong dengan membersihkan area, menata media tanam, serta mempersiapkan sarana pendukung pertanian.
Program Buruan SAE sendiri menjadi salah satu inovasi yang mendorong masyarakat memanfaatkan lahan kosong menjadi kawasan produktif yang bernilai ekonomis dan bermanfaat bagi kebutuhan sehari-hari.
Kehadiran personel TNI dan Polri di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam mendukung program-program strategis pemerintah, termasuk di sektor pangan.
Sinergi lintas sektor ini dinilai penting untuk memperkuat ketahanan pangan dari tingkat keluarga hingga lingkungan masyarakat.
Melalui program tersebut, warga didorong untuk lebih aktif memanfaatkan pekarangan dan lahan kosong sebagai sumber pangan mandiri.
Selain membantu memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga, hasil budidaya juga berpotensi memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
Kolaborasi antara aparat kewilayahan, pemerintah setempat, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari langkah nyata mendukung target swasembada pangan yang terus digalakkan pemerintah.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Buruan SAE di Kelurahan Margasuka diharapkan berkembang menjadi contoh kawasan ketahanan pangan yang mampu menginspirasi wilayah lain di Kota Bandung. (Burhan)
