Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
PendidikanRagam Daerah

Toga Bukan Garis Akhir, UMTAS Lepas 244 Lulusan di Wisuda ke-15, Rektor: Jadilah Solusi untuk Umat

115
×

Toga Bukan Garis Akhir, UMTAS Lepas 244 Lulusan di Wisuda ke-15, Rektor: Jadilah Solusi untuk Umat

Sebarkan artikel ini
Wakil Walikota Tasikmalaya, Rd. Diky Candranegara sampaikan sambutan di wisuda ke 15, Rabu(29/4/2026). (Foto:Krist)

Kota Tasikmalaya/ secondnewsupdate.co.id – Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) kembali mencetak lulusan baru melalui Wisuda ke-15 yang digelar dalam Sidang Senat Terbuka di salah satu hotel di Jalan KHZ Mustofa, Kota Tasikmalaya, Rabu (29/4/2026).

Sebanyak 244 wisudawan resmi dikukuhkan pada prosesi wisuda tahun 2026. Momen penuh haru tak terhindarkan saat satu per satu nama lulusan dipanggil menuju panggung kehormatan, disambut tepuk tangan keluarga dan tangis bahagia orang tua.

Example 300x600

Rektor UMTAS, Neni Nuraeni, membuka sambutannya dengan pesan mendalam kepada para lulusan.

“Hari ini bukan hari biasa. Hari ini adalah hari bukti. Bukti bahwa kerja keras, doa, dan air mata selama bertahun-tahun di kampus ini tidak sia-sia,” ujar Neni di hadapan ratusan wisudawan dan tamu undangan.

Ia menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah menuntaskan pendidikan.

“Atas nama pimpinan, saya ucapkan selamat dan terima kasih. Selamat karena saudara telah menyelesaikan satu babak penting dalam hidup. Terima kasih karena telah memilih UMTAS sebagai rumah untuk tumbuh dan berkembang,” katanya.

Pada Wisuda ke-15 ini, UMTAS melepas lulusan dari berbagai program studi, yakni D3 Keperawatan 3 orang, Profesi Bidan 1 orang, Profesi Ners 3 orang, S1 Keperawatan 103 orang, Bimbingan Konseling 63 orang, Pendidikan Teknologi Informasi 12 orang, PAUD 3 orang, PGSD 22 orang, Sendratasik 15 orang, Teknik Elektro 6 orang, Teknik Mesin 11 orang, serta Teknik Pertambangan 2 orang.

Menurut Neni, wisuda bukanlah garis akhir perjalanan akademik, melainkan awal dari pengabdian di tengah masyarakat.

“Toga bukan garis akhir, tapi garis start. Di luar sana masyarakat tidak bertanya IPK saudara berapa, tapi apa manfaat yang bisa saudara berikan,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa pendidikan di UMTAS tidak hanya membentuk lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan nilai moral.

“Kami tidak hanya mendidik mahasiswa untuk pintar, tapi juga peduli. Bukan hanya untuk bekerja, tapi untuk berdampak,” tuturnya.

Rektor juga menitipkan pesan khusus sesuai bidang masing-masing lulusan.

“Jadilah perawat yang menyembuhkan dengan hati. Jadilah guru yang mendidik dengan cinta. Jadilah insinyur yang membangun dengan etika. Jadilah sarjana Muhammadiyah yang berkemajuan,” pesannya.

Kepada para orang tua, Neni menyampaikan penghormatan atas perjuangan dan doa yang tak pernah putus.

“Hari ini air mata Bapak dan Ibu adalah air mata kebanggaan. Keberhasilan mereka adalah hasil dari doa yang tidak pernah berhenti,” katanya haru.

Tak lupa, apresiasi juga diberikan kepada dosen dan tenaga kependidikan.

“Wisuda ini adalah rapor kita bersama. Mari terus jaga mutu, jaga akhlak, dan jaga semangat Al-Islam Kemuhammadiyahan,” ucapnya.

Sebelum prosesi penutupan, Rektor menyampaikan tiga pesan utama kepada seluruh lulusan, yakni menjaga integritas, tidak berhenti belajar, dan selalu memberi manfaat bagi umat.

“Dunia butuh orang jujur. Ijazah hanyalah kunci pertama. Di mana pun berada, jadilah solusi untuk umat. Terbanglah tinggi, tapi jangan lupa bumi tempat berpijak,” ujarnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Tasikmalaya yang turut memberikan apresiasi atas konsistensi UMTAS dalam mencetak sumber daya manusia unggul di wilayah Priangan Timur.

“Jadilah sarjana yang solutif. Ilmu yang didapat di kampus harus mampu menjawab persoalan di masyarakat. Kota Tasikmalaya membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berdampak,” katanya.

Ia juga mendorong lulusan agar berani berinovasi dan membangun jiwa kewirausahaan di tengah tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Prosesi wisuda semakin khidmat saat pengumuman lulusan terbaik dari tiap program studi dibacakan. Momen ditutup dengan sesi foto bersama, pelukan keluarga, dan suasana penuh kebanggaan.

Dengan tambahan 244 lulusan baru, UMTAS kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah melalui pendidikan tinggi yang bermutu, berkarakter, dan berkemajuan. (Krist)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600