Kab. Bandung// secondnewsupdate.co.id — Duka menyelimuti warga Kecamatan Banjaran setelah seorang siswi SMAN 1 Banjaran, Ginisa Lintang, ditemukan meninggal dunia usai terseret arus deras Sungai Cibanjaran, Rabu (15/4/2026) sore.
Peristiwa tragis ini terjadi di Kampung Girangdeukeut, Desa Banjarankulon, sekitar pukul 15.30 WIB, saat hujan deras mengguyur wilayah selatan Kabupaten Bandung hingga menyebabkan debit air sungai meningkat drastis.
Menurut keterangan warga, kejadian bermula saat korban melintas di sekitar aliran sungai.
Tiba-tiba, tembok di pinggir sungai ambruk dan menyeret korban ke dalam arus yang deras.
“Saat itu korban sedang melintas, tiba-tiba tembok di dekat sungai ambruk dan korban langsung terperosok lalu terbawa arus,” ujar Deni (27), warga setempat.
Melihat kejadian tersebut, sejumlah warga langsung melakukan aksi penyelamatan dengan terjun ke sungai.
Total ada enam orang yang sempat terbawa arus dalam insiden tersebut.
Berikut warga yang terlibat dalam upaya penyelamatan:
Agus, satpam SMAN 1 Banjaran (selamat)
Meski sempat terseret arus, lima orang penolong berhasil menyelamatkan diri. Namun nahas, Ginisa tidak dapat diselamatkan. Kepala Desa Ciapus, Usep Suhendar, membenarkan kejadian tersebut.
“Ada enam orang yang terbawa arus. Satu orang meninggal dunia dan lima lainnya selamat,” jelasnya.
Aparat gabungan dari pemerintah desa, relawan, hingga tim BPBD Kecamatan Banjaran langsung turun tangan melakukan penanganan di lokasi kejadian, sebelum akhirnya jenazah korban dibawa ke rumah duka di Kampung Girangdeukeut.
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika hujan deras yang berpotensi menyebabkan banjir dan arus deras secara tiba-tiba. (Apih)
