BeritaRagam Daerah

Tri Rahmanto Raih Anugerah Kolaborasi Pentahelix Terbaik 2025 dari Bupati BandungLead

92
Bupati Bandung Dadang Supriatna (tengah) didampingi Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menyerahkan penghargaan kepada Tri Rahmanto di Lapangan Upakarti, Senin (22/12/25)

SNU//Kabupaten Bandung – Ratusan warga bersama tokoh masyarakat, perwakilan pemerintah, swasta, akademisi, dan lembaga kemasyarakatan menghadiri penganugerahan Kolaborasi Pentahelix Terbaik 2025 kepada Tri Rahmanto, tokoh penggerak Pentahelix Kecamatan Dayeuhkolot. 

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna (Kang DS), disaksikan Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta jajaran kepala perangkat daerah.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, yang akrab dipanggil Kang DS, menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah atas peran nyata Tri Rahmanto dalam menggerakkan kolaborasi lima unsur Pentahelix, yakni pemerintah, swasta, akademisi, masyarakat, serta media dan lembaga sipil.

Kolaborasi tersebut dinilai mampu menghadirkan perubahan nyata di Kecamatan Dayeuhkolot.

“Hari ini kita mencatat sejarah baru untuk Kabupaten Bandung, khususnya Dayeuhkolot. Pak Tri Rahmanto menjadi contoh bagaimana satu orang bisa menyatukan banyak pihak dan menghasilkan perubahan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Kang DS dalam sambutannya.

Dayeuhkolot selama ini dikenal sebagai wilayah yang rawan banjir dan kerap melumpuhkan aktivitas warga saat musim hujan. Selain itu, persoalan pengangguran, terutama di kalangan pemuda, juga menjadi tantangan sosial yang cukup serius.

Tri Rahmanto mengungkapkan bahwa inisiatif membangun kolaborasi Pentahelix berangkat dari keprihatinannya melihat berbagai potensi di Dayeuhkolot yang berjalan sendiri-sendiri.

“Saya melihat pemerintah, swasta, akademisi, dan masyarakat bergerak di jalannya masing-masing. Padahal kalau disatukan, kekuatannya akan jauh lebih besar,” ungkapnya.

Dengan semangat tersebut, Tri Rahmanto mulai menjalin komunikasi lintas sektor. Ia aktif berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, menggandeng dunia usaha, bekerja sama dengan kalangan akademisi, sekaligus melibatkan masyarakat dalam perencanaan hingga pelaksanaan berbagai program pembangunan sosial.

Penghargaan ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi tokoh masyarakat lainnya untuk terus menghadirkan inovasi dan kolaborasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di wilayah Kabupaten Bandung. (Apih)

Exit mobile version