AgamaInformatikaRagam Daerah

Wabup Intan Ajak Warga Teladani Akhlak Nabi Muhammad SAW, Momentum Maulid untuk Introspeksi Diri

704
Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mengajak masyarakat untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat kecintaan kepada Rasulullah sekaligus meneladani akhlak mulia beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Banten, Kab Tangerang l secondnewsupdate.co.id — Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mengajak masyarakat untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat kecintaan kepada Rasulullah sekaligus meneladani akhlak mulia beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Ajakan tersebut disampaikan Intan saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang digelar di Masjid Raya Asmaul Husna, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Selasa (25/8/2026).

Dalam sambutannya, Intan mengatakan, keteladanan Nabi Muhammad SAW tidak hanya relevan untuk dikenang dalam setiap peringatan Maulid, tetapi juga harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, perjuangan Rasulullah SAW mengajarkan nilai kejujuran, kesabaran, kepedulian, ketakwaan, keimanan, amanah serta akhlak yang luhur. Nilai-nilai tersebut, kata dia, menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan penuh kepedulian.

“Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW merupakan momentum yang baik bagi kita semua untuk meneladani perjuangan, kejujuran, kesabaran, keteladanan, kepedulian dan akhlak beliau. Peringatan Maulid Nabi hendaknya menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW dan meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Intan.

Maulid Nabi Jadi Momentum Introspeksi

Lebih lanjut, Wakil Bupati Tangerang itu menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi juga dapat menjadi sarana untuk melakukan introspeksi diri.

Ia mengajak seluruh jamaah untuk melihat kembali sejauh mana nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW telah diterapkan, baik dalam lingkungan keluarga, pendidikan maupun kehidupan bermasyarakat.

“Ini juga merupakan momen introspeksi diri. Marilah kita bertanya kepada diri kita masing-masing, sudah sejauh mana kita meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, menjadi pribadi yang jujur dan amanah, menghormati orang tua dan guru kita, menyayangi keluarga dan peduli sesama,” tuturnya.

Intan berharap semangat Maulid Nabi tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah SAW harus tercermin melalui perubahan sikap menuju pribadi yang lebih baik, santun, jujur, amanah dan peduli terhadap sesama.

Ajak Jamaah Doakan Korban Bencana

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Intan juga mengajak seluruh jamaah untuk mendoakan masyarakat yang tengah menghadapi musibah, khususnya saudara-saudara di Nusa Tenggara Timur yang terdampak gempa bumi serta masyarakat di Kalimantan yang menghadapi bencana kebakaran hutan.

Ia berharap masyarakat yang terdampak bencana diberikan kekuatan, kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi ujian tersebut.

“Mari kita bersama-sama berdoa dalam rangkaian Maulid Nabi Muhammad SAW ini untuk saudara-saudara kita yang berada di Nusa Tenggara Timur yang mengalami musibah gempa bumi dan saudara-saudara kita di Kalimantan yang mengalami kebakaran hutan. Mudah-mudahan saudara-saudara kita diberikan kesabaran dan ketabahan,” ajaknya.

Maulid Nabi Dirangkai Khitanan Massal

Sementara itu, Ketua DKM Masjid Raya Asmaul Husna, Slamet Riyadi, mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini terasa istimewa karena berlangsung bertepatan dengan momentum bulan kemerdekaan dan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Slamet menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wakil Bupati Tangerang yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan bersilaturahmi bersama jamaah di Masjid Raya Asmaul Husna.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Ibu Wakil Bupati yang telah meluangkan waktu hadir di sini. Selain peringatan Hari Besar Islam, di Masjid Raya Asmaul Husna ini juga dilaksanakan khitanan massal pada Sabtu, 22 Agustus 2026,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai keagamaan sekaligus kepedulian sosial di tengah masyarakat. Semangat Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan dapat terus hidup melalui keteladanan, persaudaraan dan aksi nyata untuk membantu sesama.

Dengan demikian, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi menjadi pengingat bagi umat untuk terus memperbaiki diri dan menghadirkan nilai-nilai akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari. (Dia)

Exit mobile version