BeritaInformatikaRagam Daerah

Wabup Intan Canangkan GASPOL, Strategi Tekan Inflasi dan Stabilkan Harga Bahan Pokok di Tangerang

616
Wakil Bupati Kabupaten Tangerang Intan Nurul Hikmah saat menyaksikan penandatanganan terkait Gerakan Kolaborasi Pengendalian Bahan Pokok dan Inflasi (GASPOL)

Kab Tangerang// secondnewsupdate.co.id – Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah resmi mencanangkan Gerakan Kolaborasi Pengendalian Bahan Pokok dan Inflasi (GASPOL) sebagai langkah konkret mengendalikan inflasi dan menjaga ketersediaan pangan di Kabupaten Tangerang.

Pencanangan tersebut disampaikan saat membuka High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Hotel Lemo, Rabu (22/4/2026).

“Seluruh upaya yang kita lakukan merupakan bentuk komitmen bersama dalam pengendalian inflasi daerah. Hari ini kita canangkan GASPOL sebagai gerakan kolaboratif untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok,” ujar Wabup Intan.

Ia menegaskan, pengendalian inflasi memiliki peran penting terhadap stabilitas harga, daya beli masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi daerah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, inflasi di Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten sepanjang 2025 masih relatif terkendali di kisaran 2,3% hingga 2,7%.

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah resmi mencanangkan Gerakan Kolaborasi Pengendalian Bahan Pokok dan Inflasi (GASPOL) sebagai langkah konkret mengendalikan inflasi dan menjaga ketersediaan pangan di Kabupaten Tangerang.

Namun demikian, menurutnya, pengendalian inflasi tidak cukup hanya dengan langkah jangka pendek. Diperlukan strategi berkelanjutan seperti penguatan ketahanan pangan, pemanfaatan teknologi informasi, serta peningkatan kualitas data sebagai dasar pengambilan kebijakan.

“Melalui forum ini, kita evaluasi bersama dan perkuat sinergi menghadapi tantangan global yang semakin kompleks,” tambahnya.

Wabup Intan juga menyoroti dinamika pasar, termasuk berkembangnya dapur SPPG yang berpotensi memengaruhi fluktuasi harga komoditas seperti telur ayam, cabai, beras, hingga hortikultura. Ia meminta perangkat daerah untuk menghadirkan inovasi di sektor pertanian dan peternakan guna menjaga pasokan tetap stabil.

“Dinas terkait harus mampu menghadirkan terobosan agar sektor pertanian dan peternakan semakin produktif dan mampu memenuhi kebutuhan pangan daerah,” tegasnya.

Bukti Surat kolaborasi yang sudah ditandatangani, terkait Gerakan Kolaborasi Pengendalian Bahan Pokok dan Inflasi (GASPOL) kepada publik.

Selain itu, TPID diminta terus memperkuat langkah pengendalian inflasi secara terpadu, mulai dari intervensi pasar, menjaga distribusi, hingga pengawasan langsung di lapangan.

Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Syaifullah, menjelaskan bahwa strategi pengendalian inflasi berpedoman pada empat pilar utama, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi yang efektif.

“High Level Meeting ini menjadi forum strategis untuk evaluasi dan merumuskan langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga serta daya beli masyarakat,” ujarnya.

Dengan peluncuran GASPOL, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap stabilitas harga tetap terjaga, daya beli masyarakat meningkat, serta pertumbuhan ekonomi daerah dapat berjalan secara berkelanjutan. (Dia)

Exit mobile version