BeritaGaya hidupInformatikaRagam Daerah

Wabup Intan Dorong GATI Jadi Gerakan Strategis Bentuk Generasi Muda Berkualitas dan Keluarga Harmonis

513
Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, saat menghadiri diskusi lintas sektor Program Kependudukan dan Pembangunan Keluarga di Hotel Vega, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Kamis (27/8/2026).

Banten, Tangerang l secondnewsupdate.co.id — Peran ayah dalam keluarga dinilai tak sekadar sebagai pencari nafkah, tetapi juga menjadi salah satu fondasi utama dalam membentuk karakter, mental, dan masa depan anak. 

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang mendorong Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) menjadi gerakan strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mencetak generasi muda yang berkualitas.

Dorongan tersebut disampaikan Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, saat menghadiri diskusi lintas sektor Program Kependudukan dan Pembangunan Keluarga di Hotel Vega, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Kamis (27/8/2026).

Menurut Intan, kehadiran GATI menjadi momentum penting untuk mengembalikan sekaligus memperkuat peran ayah dalam kehidupan keluarga. 

Gerakan tersebut tidak hanya ditujukan kepada para ayah, tetapi juga menjadi ajakan bagi para calon ayah agar sejak dini memahami besarnya tanggung jawab dalam membangun keluarga.

“Gerakan Ayah Teladan Indonesia hadir sebagai solusi untuk menguatkan peran strategis ayah dalam keluarga. Program GATI merupakan sebuah ajakan kepada seluruh ayah dan calon ayah agar hadir secara nyata dalam kehidupan keluarga untuk membentuk generasi muda yang berkualitas dan keluarga yang harmonis,” ujar Intan.

Kehadiran Ayah Jadi Kunci Pembentukan Karakter Anak

Intan menegaskan, keterlibatan ayah memiliki posisi penting dalam proses tumbuh kembang anak. 

Kehadiran seorang ayah yang aktif, peduli dan bertanggung jawab dapat memberikan pengaruh positif terhadap pembentukan karakter, kemandirian mental hingga kemampuan sosial anak.

Sebaliknya, keterbatasan kehadiran ayah dalam kehidupan anak, baik akibat perceraian, tuntutan pekerjaan yang membuat ayah berjauhan maupun faktor lainnya, dapat menghadirkan tantangan tersendiri bagi perkembangan psikologis, sosial dan akademik anak.

Karena itu, menurut Intan, menjadi ayah teladan tidak cukup hanya dengan memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. 

Peran tersebut harus diwujudkan melalui kehadiran dan keterlibatan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Keterlibatan ayah diukur melalui empat indikator utama, di antaranya adanya interaksi langsung ayah dalam aktivitas anak, aksesibilitas atau kesempatan yang dapat dijangkau anak secara fisik maupun psikologis, tanggung jawab terhadap kesejahteraan, pendidikan dan perlindungan anak, serta keterlibatan domestik secara aktif dalam pekerjaan rumah dan pengasuhan sehari-hari,” jelasnya.

Dari Keluarga Kuat Menuju Generasi Berkualitas

Lebih jauh, Intan menilai keterlibatan ayah tidak hanya berdampak pada hubungan antara orang tua dan anak. 

Jika dibangun secara konsisten, pola pengasuhan yang melibatkan ayah dan ibu secara seimbang diyakini mampu menciptakan keluarga yang lebih kuat dan pada akhirnya melahirkan lingkungan sosial yang sehat.

Menurutnya, keluarga merupakan ruang pertama bagi seorang anak untuk belajar mengenai nilai, disiplin, tanggung jawab, empati dan kehidupan bermasyarakat.

Dengan demikian, kualitas keluarga akan turut menentukan kualitas generasi yang akan menjadi penerus pembangunan daerah dan bangsa.

“Ayah bukan hanya kepala keluarga, tetapi juga hati keluarga. Kehadiran ayah yang peduli, disiplin dan bertanggung jawab akan menghadirkan teladan yang baik bagi anak-anak dan generasi muda kita,” tegasnya.

GATI Didorong Menjangkau Seluruh Lapisan Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap pelaksanaan GATI tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi gerakan yang mampu menyentuh kehidupan keluarga secara langsung.

Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, BKKBN, dunia usaha, akademisi, tokoh masyarakat, tokoh agama hingga seluruh lapisan masyarakat.

Intan meyakini sinergi lintas sektor akan membuat pesan tentang pentingnya keterlibatan ayah semakin luas sekaligus memperkuat program pembangunan keluarga di Kabupaten Tangerang.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai ruang bersama untuk menyampaikan hasil identifikasi sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.

Dengan penguatan peran ayah melalui GATI, Pemkab Tangerang berharap pembangunan keluarga tidak hanya berorientasi pada penanganan persoalan saat ini, tetapi juga menjadi investasi sosial untuk melahirkan generasi muda yang sehat, tangguh, mandiri dan berkarakter. (Dia)

Exit mobile version