PendidikanRagam DaerahSosialTeknologi

Wabup Tangerang Serukan Perang Melawan Pengaruh Negatif Digital, 80 Pelajar Digembleng dalam Kemah Bakti 2026

618
Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mengajak generasi muda untuk memperkuat karakter, wawasan kebangsaan, serta ketahanan mental di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi digital yang semakin kompleks.

Tangerang/secondnewsupdate.co.id – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mengajak generasi muda untuk memperkuat karakter, wawasan kebangsaan, serta ketahanan mental di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi digital yang semakin kompleks.

Pesan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Kemah Bakti Pelajar Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Bumi Perkemahan Kitri Bakti, Kecamatan Curug, Rabu (24/6/2026).

Sebanyak 80 pelajar dari berbagai SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah se-Kabupaten Tangerang mengikuti kegiatan yang digelar oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Tangerang tersebut.

Dalam sambutannya, Intan menegaskan bahwa generasi muda saat ini menghadapi tantangan yang jauh berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. 

Kemajuan teknologi dan media digital memberikan banyak manfaat, namun juga membuka ruang masuknya berbagai pengaruh negatif yang dapat menggerus nilai-nilai moral dan kebangsaan.

“Anak-anak muda hidup di era yang penuh tantangan. Karena itu, penguatan karakter, nilai kebangsaan, dan mental yang tangguh menjadi sangat penting agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai hal negatif yang berkembang di dunia digital,” ujarnya.

Menurutnya, Kemah Bakti Pelajar bukan sekadar kegiatan perkemahan biasa, melainkan wadah strategis untuk membentuk generasi muda yang memiliki integritas, jiwa kepemimpinan, semangat gotong royong, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Ia menilai para pelajar merupakan aset berharga bangsa yang akan menentukan arah pembangunan daerah dan masa depan Indonesia. 

Oleh sebab itu, pembinaan karakter harus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai program yang positif dan edukatif.

Lebih lanjut, Intan mengungkapkan bahwa pembinaan kepemudaan ke depan perlu diperkuat dengan melibatkan berbagai unsur profesional, mulai dari psikolog pendidikan, tenaga kesehatan, hingga Badan Narkotika Nasional (BNN).

Langkah tersebut dinilai penting agar para remaja memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif terkait berbagai persoalan yang kerap dihadapi generasi muda, mulai dari kesehatan mental, penyalahgunaan narkoba, hingga tantangan sosial lainnya.

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga memberikan perhatian khusus terhadap isu kesehatan mental di kalangan remaja. Ia mengingatkan para pelajar agar tidak memendam masalah sendirian dan berani mencari bantuan ketika menghadapi kesulitan.

Menurutnya, setiap individu pasti menghadapi berbagai tantangan hidup. Karena itu, keterbukaan dan komunikasi menjadi salah satu kunci penting untuk menghindari keputusan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Jangan pernah ragu untuk berbagi cerita kepada orang tua, guru, teman, maupun pihak yang dapat membantu ketika menghadapi persoalan. Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya jika dihadapi bersama,” pesannya.

Kurangi Ketergantungan Gawai, Lestarikan Permainan Tradisional

Selain membahas karakter dan kesehatan mental, Intan juga mengajak para peserta untuk mulai mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan gawai secara berlebihan.

Ia mendorong generasi muda untuk kembali mengenal dan melestarikan permainan tradisional yang dinilai memiliki banyak manfaat dalam membangun kerja sama, kreativitas, sportivitas, serta memperkuat interaksi sosial antarpelajar.

Menurutnya, aktivitas fisik dan permainan tradisional dapat menjadi sarana pembelajaran yang efektif sekaligus menyenangkan dalam membentuk karakter generasi muda.

“Kegiatan seperti ini menjadi momentum untuk mempererat persatuan, persaudaraan, serta membangun jejaring pertemanan yang positif di antara pelajar,” katanya.

Cetak Pemimpin Masa Depan Kabupaten Tangerang

Kemah Bakti Pelajar 2026 diharapkan mampu menjadi sarana pembinaan karakter, kepemimpinan, dan penguatan wawasan kebangsaan bagi generasi muda Kabupaten Tangerang.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta akan mendapatkan berbagai materi serta pengalaman yang dirancang untuk meningkatkan jiwa kepemimpinan, rasa cinta tanah air, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap lingkungan.

Di akhir sambutannya, Intan memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus belajar, berkarya, dan berprestasi demi masa depan yang lebih baik.

“Teruslah belajar, berkarya, dan berprestasi. Jadilah generasi muda yang mampu membanggakan orang tua, sekolah, daerah, dan bangsa Indonesia. Kalian adalah calon pemimpin masa depan yang akan membawa Kabupaten Tangerang dan Indonesia menjadi lebih maju,” pungkasnya. (Dia)

Exit mobile version