BeritaHukumRagam Daerah

Wakapolres Garut Bayu Tri Nugraha Hidayat Ikut KKL Seskoad, Tinjau Langsung Pembangunan Yon TP 890/Gardha Sakti di Pameungpeuk

136
Wakapolres Garut, Kompol Bayu Tri Nugraha Hidayat, turut ambil bagian dalam kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Pembinaan Satuan yang digelar Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVII Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat Tahun Anggaran 2026.

Garut//secondnewsupdate.co.id – Wakapolres Garut, Kompol Bayu Tri Nugraha Hidayat, turut ambil bagian dalam kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Pembinaan Satuan yang digelar Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVII Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan yang berlangsung pada 20 hingga 23 April 2026 ini dilaksanakan di wilayah Pameungpeuk, Kabupaten Garut, dengan fokus utama meninjau langsung progres pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 890/Gardha Sakti, salah satu program strategis nasional di bidang pertahanan dan pembangunan wilayah.

KKL Pembinaan Satuan ini merupakan bagian penting dari kurikulum pendidikan TNI Angkatan Darat, yang menekankan pemahaman langsung di lapangan terkait pembinaan satuan serta implementasi kebijakan strategis militer.

Dalam kegiatan tersebut, para Pasis melakukan serangkaian agenda mulai dari pengecekan kesiapan personel, pemaparan laporan satuan, hingga pendalaman melalui wawancara guna mengukur sejauh mana progres pembangunan Yon TP 890/Gardha Sakti.

Program ini juga selaras dengan implementasi kebijakan strategis nasional (Astacita), yang mencakup penguatan sektor ketahanan pangan, pertanian, peternakan, perikanan, serta pembangunan infrastruktur.

Pemerintah menargetkan pembentukan hingga 750 batalyon teritorial pembangunan hingga tahun 2029.

Bayu yang juga merupakan Pasis Dikreg LXVII Seskoad, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis karena tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga implementatif.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan satuan yang langsung menyentuh kondisi di lapangan. Kami ingin memastikan setiap pembangunan benar-benar memberikan dampak nyata bagi keamanan serta kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sebanyak 29 Pasis turut mengikuti kegiatan ini secara langsung, termasuk dalam koordinasi lintas sektor dengan berbagai pemangku kepentingan. 

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat optimal, khususnya bagi masyarakat Garut bagian selatan.

Ke depan, keberadaan Yon TP 890/Gardha Sakti diharapkan mampu memperkuat sistem pertahanan wilayah sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan, terutama dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Selain itu, momentum ini juga menjadi ajang mempererat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah serta mempercepat pemerataan pembangunan.

Dengan adanya KKL Pembinaan Satuan ini, diharapkan peningkatan kapasitas satuan dapat berjalan optimal dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah serta ketahanan nasional. (Agung)

Exit mobile version