Garut/secondnewsupdate.co.id – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA YKBBB Leles, Kabupaten Garut, tidak hanya menjadi ajang adaptasi bagi para siswa baru, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana pembentukan karakter dan peningkatan kesadaran hukum.
Dalam kegiatan tersebut, Wakapolsek Leles Polres Garut, IPTU Wigih, bersama Kanit Binmas Polsek Leles, Amaluddin, hadir sebagai narasumber untuk memberikan pembekalan kepada para peserta MPLS, Sabtu (19/7/2026).
Puluhan siswa baru yang mengikuti kegiatan di aula sekolah tampak antusias menyimak materi yang disampaikan jajaran kepolisian.
Berbagai isu yang dekat dengan kehidupan remaja menjadi fokus pembahasan, mulai dari pentingnya disiplin, etika dalam pergaulan, bahaya kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, hingga penggunaan media sosial secara bijak.
Dalam paparannya, Wigih menegaskan bahwa masa sekolah merupakan periode penting untuk membangun karakter, membentuk sikap disiplin, serta mengembangkan potensi diri sebagai bekal menghadapi masa depan.
Menurutnya, pelajar harus mampu menghindari berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan, seperti tawuran, bullying, penyalahgunaan narkotika, hingga penyebaran konten yang melanggar hukum melalui media sosial.
“Generasi muda harus memiliki disiplin, tanggung jawab, serta mampu menjaga diri dari berbagai bentuk perilaku menyimpang yang dapat berdampak pada masa depan mereka,” tegas Wigih di hadapan para siswa.
Sementara itu, Kanit Binmas Polsek Leles, Amaluddin, menjelaskan bahwa kehadiran polisi di lingkungan sekolah merupakan bagian dari upaya preventif melalui pembinaan dan penyuluhan kepada kalangan pelajar.
Ia menilai kolaborasi antara pihak sekolah, orang tua, dan kepolisian menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang peserta didik.
Suasana penyuluhan berlangsung interaktif. Para siswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai pergaulan remaja, aturan hukum, keamanan di dunia digital, hingga langkah-langkah melindungi diri dari pengaruh negatif lingkungan.
Melalui sesi tanya jawab tersebut, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai konsekuensi hukum dari setiap tindakan yang melanggar aturan sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran hukum sejak usia sekolah.
Pihak SMA YKBBB Leles menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Polsek Leles dalam kegiatan MPLS.
Menurut pihak sekolah, materi yang diberikan sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini dan diharapkan mampu membentuk siswa yang disiplin, berakhlak mulia, serta memiliki kepatuhan terhadap hukum.
Melalui kegiatan ini, Polsek Leles kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dunia pendidikan melalui program pembinaan kepada pelajar.
Langkah tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan antara kepolisian dan generasi muda sekaligus menciptakan pelajar yang cerdas, berkarakter, bertanggung jawab, dan taat hukum sebagai calon penerus bangsa. (Agung)
