Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaEkonomiInformatikaInternasionalRagam Daerah

Wisuda Inkubasi Usaha Mikro Tangerang 2025 Lahirkan Pengusaha Baru Siap Tembus Pasar Modern dan Ekspor

195
×

Wisuda Inkubasi Usaha Mikro Tangerang 2025 Lahirkan Pengusaha Baru Siap Tembus Pasar Modern dan Ekspor

Sebarkan artikel ini

SNU//Kabupaten Tangerang (Banten) – Usaha Mikro terus memperkuat posisinya sebagai pusat pertumbuhan UMKM di Provinsi Banten. Hal itu tampak dari Wisuda Inkubasi Usaha Mikro dan Entrepreneur Hub 2025 yang melahirkan para pelaku usaha ultra mikro dan super mikro baru, siap naik kelas dan menembus rantai pasar modern hingga peluang ekspor.

Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa para peserta merupakan energi baru yang akan menggerakkan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Tangerang. 

Example 300x600

Selama proses inkubasi, peserta mendapatkan pendampingan langsung dari para ahli dan profesional.

“Saudara-saudara adalah energi baru dan motor penggerak ekonomi kerakyatan Kabupaten Tangerang,” ujar Wabup Intan dalam acara yang digelar di Hotel Yasmin Karawaci, Tangerang, Rabu (10/12/25).

Menurut Intan, potensi ekonomi mikro di Kabupaten Tangerang semakin kokoh seiring tumbuhnya UMKM baru, berkembangnya sentra kuliner dan herbal, pesatnya sektor fesyen serta industri kreatif, hingga luasnya pasar sebagai wilayah penyangga Ibu Kota.

Potensi tersebut menjadi landasan kuat bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat program inkubasi, pendampingan, legalitas usaha, hingga pemasaran. Intan juga mendorong para pelaku UMKM agar terus berinovasi dan memperluas jejaring usaha.

“Gunakan kesempatan ini untuk memperluas jejaring, meningkatkan daya saing, dan membawa produk lokal kita ke panggung yang lebih besar,” katanya.

Bukan Sekadar Wisuda, tetapi Penguatan Ekosistem UMKM

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kabupaten Tangerang, Anna Ratna Maemunah, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremoni kelulusan, melainkan bagian dari strategi besar memperkuat ekosistem UMKM.

“Program ini bertujuan memberi apresiasi kepada peserta, memperkuat keberlanjutan usaha melalui jejaring bisnis, sekaligus menjadi momentum evaluasi untuk pengembangan program di tahun berikutnya,” jelas Anna.

Program inkubasi ini berlangsung sejak Agustus hingga Desember 2025 untuk kategori Ultra Mikro, dan Oktober hingga November 2025 untuk Entrepreneur Hub.

Selama program, peserta diperkuat melalui kurasi produk, coaching clinic, bootcamp, pitching bisnis, serta penjajakan langsung dengan mitra pembiayaan dan pemasaran.

85 Peserta, 23 Mitra, dan Transaksi Rp684 Juta.

“Tahun ini program diikuti 36 peserta Inkubasi Usaha Mikro dan 49 peserta Entrepreneur Hub. Mereka didukung oleh sembilan mitra pembiayaan dan 14 mitra pemasaran, mulai dari perbankan, koperasi, perusahaan ritel, rumah sakit daerah, hingga jaringan perhotelan,” ungkapnya.

Beberapa peserta bahkan telah mencatat transaksi bisnis secara mandiri maupun melalui mitra selama Agustus–Desember 2025 dengan total nilai mencapai lebih dari Rp684 juta.

“Dengan wisuda ini, kami berharap semakin banyak pelaku usaha mikro yang naik kelas, kuat, dan menjadi bagian penting dari penggerak ekonomi daerah yang dinamis dan berkelanjutan,” tutup Anna. (Dia)

Example 120x600