Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaInformatikaRagam Daerah

Wabup Tangerang Dorong Kolaborasi Posyandu dan LippoLand, Target Zero Stunting

109
×

Wabup Tangerang Dorong Kolaborasi Posyandu dan LippoLand, Target Zero Stunting

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mengapresiasi sinergi Forum Kader Posyandu (FKP), pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dunia usaha, dan masyarakat dalam meningkatkan kesehatan serta kualitas tumbuh kembang anak.

Banten, Tangerang l secondnewsupdate.co.id – Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Tangerang terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. 

Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mengapresiasi sinergi Forum Kader Posyandu (FKP), pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dunia usaha, dan masyarakat dalam meningkatkan kesehatan serta kualitas tumbuh kembang anak.

Example 300x600

Apresiasi tersebut disampaikan Intan saat menghadiri kegiatan kerja sama Forum Kader Posyandu Kabupaten Tangerang bersama Yayasan Sahabat Keluarga Lippo Karawaci di wilayah Kecamatan Curug.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Banten Faizal, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Capt. 

Fikri Faiz, Director Governance and Relationship TMD LippoLand, Ketua Forum Bidan Kabupaten Tangerang Adhe, Sekretaris Kecamatan Curug beserta jajaran Forkopimcam Curug, para kader Posyandu, serta masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Intan menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak mungkin bekerja sendiri dalam menangani persoalan kesehatan masyarakat, termasuk stunting.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak bisa bekerja sendirian. Kerja sama antara kader Posyandu, pihak swasta, pemerintah dan masyarakat harus terus kita kuatkan. Dengan bergerak bersama, berbagai persoalan kesehatan masyarakat akan lebih mudah kita atasi,” ujar Intan.

Menurutnya, Posyandu memiliki peran yang jauh lebih luas dibandingkan sekadar tempat pelayanan kesehatan. 

Posyandu menjadi salah satu ujung tombak dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan anak, mendeteksi persoalan kesehatan sejak dini, memberikan edukasi kepada orang tua, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan penerapan pola hidup sehat.

Intan juga memberikan penghargaan kepada para kader Posyandu yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.

Ia menilai pengabdian kader Posyandu memiliki dampak besar terhadap masa depan generasi Kabupaten Tangerang.

“Jangan pernah merasa pengabdian yang dilakukan adalah pekerjaan kecil. Setiap anak yang tumbuh sehat, setiap orang tua yang mendapatkan edukasi, dan setiap masalah kesehatan yang dapat dideteksi lebih awal merupakan bagian dari kontribusi besar para kader dalam membangun masa depan Kabupaten Tangerang,” katanya.

Ratusan Anak Masih Terindikasi Stunting

Intan mengungkapkan, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang per Juli 2026, masih terdapat anak yang terindikasi stunting di sejumlah wilayah.

Di Kecamatan Curug tercatat sekitar 448 anak yang terindikasi stunting. Sementara di Kecamatan Kelapa Dua terdapat sekitar 344 anak.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah. 

Berbagai langkah kolaboratif terus didorong agar tidak muncul kasus stunting baru sekaligus memastikan anak-anak yang telah terindikasi mendapatkan penanganan sehingga dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Pemerintah Kabupaten Tangerang bahkan menargetkan penurunan stunting hingga mencapai zero stunting.

“Kita terus berupaya maksimal dan memperluas cakupan target. Kita berharap sampai akhir masa jabatan, stunting bisa turun sampai zero stunting. Kalau bisa tidak ada kasus baru di Kabupaten Tangerang,” ungkap Intan.

LippoLand Salurkan Bantuan untuk Posyandu

Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari dunia usaha. Perwakilan TMD LippoLand, Darwin, mengatakan perusahaan memberikan sejumlah bantuan untuk mendukung aktivitas Posyandu sekaligus membantu pemenuhan kebutuhan gizi balita.

Bantuan tersebut antara lain berupa timbangan balita, seragam kader Posyandu, susu, makanan tambahan, bubur kacang hijau, pisang, biskuit, serta berbagai makanan bergizi lainnya.

Darwin mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar sekaligus dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menekan angka stunting.

“Ini merupakan bentuk perhatian kami kepada pemerintah daerah dan warga sekitar untuk membantu pemerintah menurunkan angka stunting. Mudah-mudahan dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain yang ada di Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

TMD LippoLand menargetkan bantuan tersebut dapat menjangkau sekitar 20 hingga 30 Posyandu. 

Bahkan, cakupannya diharapkan dapat diperluas hingga 40 Posyandu di sekitar kawasan Lippo Village dan Park Serpong.

DPRD Banten Dorong Dunia Usaha Ikut Bergerak

Kolaborasi tersebut juga mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Provinsi Banten, Faizal. Ia menilai keterlibatan dunia usaha dalam membantu masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, perlu terus diperluas.

Menurutnya, perusahaan dan investor yang beroperasi di suatu wilayah memiliki peluang besar untuk ikut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di lingkungan sekitarnya.

“Kita ingin kegiatan seperti ini menjadi contoh bagi pelaku usaha dan investor lainnya untuk bersama-sama peduli terhadap masyarakat sekitar, terutama dalam bidang kesehatan, pendidikan dan bidang sosial lainnya,” tuturnya.

Kolaborasi pemerintah, Posyandu, tenaga kesehatan, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. 

Sinergi tersebut diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan untuk memperkuat pencegahan stunting sekaligus menciptakan generasi Kabupaten Tangerang yang sehat, cerdas, dan memiliki daya saing. (Dia)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600