Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
PendidikanRagam Daerah

Revitalisasi KB Arrobaniyah Sukaresmi Berjalan Swakelola, Libatkan 15 Pekerja Lokal

106
×

Revitalisasi KB Arrobaniyah Sukaresmi Berjalan Swakelola, Libatkan 15 Pekerja Lokal

Sebarkan artikel ini
Ketua P2SP KB Arrobaniyah, Depi SP, saat meninjau langsung pelaksanaan program revitalisasi sekolah yang memasuki bulan pertama di Kampung Tabrik, Desa Mekarjaya, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, Sabtu (26/9/2026).

Garut, Jabar l secondnewsupdate.co.id – Program revitalisasi satuan pendidikan melalui program strategis nasional Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai memberikan dampak positif bagi KB Arrobaniyah, Kampung Tabrik, Desa Mekarjaya, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut.

Memasuki bulan pertama pelaksanaan, proses revitalisasi sekolah tersebut berjalan secara swakelola dengan melibatkan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja. 

Example 300x600

Program ini memiliki masa pelaksanaan selama 120 hari atau sekitar empat bulan.

Ketua P2SP KB Arrobaniyah, Depi SP, saat ditemui, mengatakan program revitalisasi mencakup sejumlah pekerjaan yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Sabtu (26/9/2026).

“Alhamdulillah, ada beberapa menu dalam program revitalisasi ini, di antaranya ruang kelas, ruang administrasi, toilet, ruang bermain, sanitasi, serta penataan lingkungan,” ujarnya.

Menurut Depi, pembangunan dilaksanakan dengan sistem swakelola dan melibatkan sekitar 15 pekerja lokal. 

Selain mendukung percepatan pembangunan, pola tersebut juga membuka kesempatan bagi masyarakat sekitar untuk berpartisipasi secara langsung.

Saat ini, KB Arrobaniyah memiliki sekitar 45 siswa yang terbagi dalam dua rombongan belajar (rombel). 

Pembangunan ruang kelas baru (RKB) dilakukan dengan memperhatikan keberlangsungan kegiatan belajar mengajar.

“Untuk kegiatan belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa. Pembangunan RKB ini tidak mengganggu kelas yang sudah ada, sehingga kegiatan pembelajaran tidak mengalami hambatan,” jelasnya.

Depi menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat melalui Kemendikdasmen dan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut atas terselenggaranya program revitalisasi tersebut.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dengan adanya program revitalisasi ini. Ini sangat membantu sekolah, apalagi kami tidak berani meminta swadaya kepada orang tua siswa. Dengan adanya program ini, kebutuhan sarana sekolah bisa terbantu,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, pihak sekolah juga berupaya mengikuti petunjuk teknis (juknis), termasuk dalam proses pengadaan material pembangunan.

“Alhamdulillah sejauh ini tidak ada kendala. Pengadaan material diupayakan dari wilayah sekitar sesuai aturan, tentunya dengan tetap memperhatikan kualitas dan spesifikasi yang telah ditentukan,” katanya.

Ia berharap program revitalisasi tersebut dapat terus menjangkau sekolah-sekolah lain yang masih membutuhkan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.

“Harapan kami, sekolah-sekolah yang membutuhkan revitalisasi juga bisa mendapatkan program seperti yang kami terima. Kami sangat terbantu, terutama dalam meningkatkan mutu pendidikan,” pungkasnya. (Asan)

Penulis: Asep Santika Editor: Bama
Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600