Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaInformatikaRagam Daerah

1.452 Prajurit Muda TNI AD Resmi Dilantik di Pangalengan, Pangdam Siliwangi: Ini Awal Pengabdian Sesungguhnya

131
×

1.452 Prajurit Muda TNI AD Resmi Dilantik di Pangalengan, Pangdam Siliwangi: Ini Awal Pengabdian Sesungguhnya

Sebarkan artikel ini
Sebanyak 1.452 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi menyandang pangkat Prajurit Dua (Prada) setelah menuntaskan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026.

Jawa Barat, Pangalengan l secondnewsupdate.co.id – Sebanyak 1.452 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi menyandang pangkat Prajurit Dua (Prada) setelah menuntaskan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026.

Momentum bersejarah tersebut ditandai dengan Upacara Penutupan Pendidikan, Pelantikan dan Penyumpahan Prajurit Dikmata Infanteri TNI AD Gelombang II TA 2026 yang digelar di Lapangan Sapta Marga Dodik Secata Rindam III/Siliwangi, Kampung Cikole, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Rabu (9/9/2026).

Example 300x600

Upacara yang berlangsung pukul 08.00 hingga 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Bagi 1.452 prajurit abit Dikmata, hari tersebut menjadi titik penting dalam perjalanan hidup mereka.

Setelah melewati pendidikan dan latihan dasar keprajuritan, mereka secara resmi memasuki kehidupan sebagai prajurit TNI AD dengan tanggung jawab yang jauh lebih besar.

Pelantikan tersebut sekaligus dirangkai dengan pengambilan Sumpah Prajurit, sebagai bentuk ikrar pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Esa, bangsa, dan negara.

Dalam amanatnya, Pangdam III/Siliwangi menyampaikan ucapan selamat sekaligus rasa bangga kepada seluruh mantan siswa Dikmata Infanteri dan Dikmata Kesehatan TNI AD Gelombang II TA 2026 yang berhasil menyelesaikan pendidikan.

Menurut Pangdam, keberhasilan menyelesaikan pendidikan bukanlah garis akhir, melainkan pintu masuk menuju perjalanan pengabdian yang sesungguhnya.

“Pelantikan hari ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam melaksanakan pengabdian sebagai prajurit TNI AD,” tegas Pangdam.

Sumpah Prajurit Bukan Sekadar Seremoni

Mayjen TNI Kosasih mengingatkan bahwa Sumpah Prajurit yang telah diucapkan para prajurit muda bukan sekadar rangkaian seremoni dalam sebuah upacara.

Sumpah tersebut merupakan janji suci yang harus diwujudkan dalam sikap, perilaku, serta pelaksanaan tugas sehari-hari.

Para prajurit diminta senantiasa mengedepankan keikhlasan, loyalitas, tanggung jawab, serta menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan berpedoman pada Pancasila dan UUD 1945.

Selama menjalani pendidikan di Rindam III/Siliwangi, para prajurit telah mendapatkan berbagai pembekalan dasar keprajuritan, mulai dari disiplin, jiwa korsa, loyalitas hingga integritas.

Bekal tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat bagi mereka ketika memasuki satuan masing-masing dan menghadapi dinamika tugas di lapangan.

Pangdam juga mendorong para prajurit untuk tidak berhenti belajar. 

Kemampuan beradaptasi dinilai menjadi salah satu kunci penting agar prajurit mampu menghadapi perkembangan tantangan tugas TNI AD yang semakin kompleks.

“Jadikan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam setiap langkah pengabdian. Jagalah kehormatan diri, keluarga, satuan, dan institusi TNI AD serta hindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merusak nama baik dan masa depan,” pesan Pangdam.

Orang Tua dan Pelatih Mendapat Apresiasi

Di hadapan para prajurit dan undangan, Pangdam III/Siliwangi juga memberikan penghormatan serta apresiasi kepada orang tua dan keluarga prajurit.

Doa, keikhlasan, serta dukungan keluarga selama para siswa menjalani pendidikan dinilai memiliki peran penting dalam mengantarkan mereka hingga berhasil menyelesaikan pendidikan.

Apresiasi juga disampaikan kepada Danrindam III/Siliwangi beserta seluruh pembina, Gumil, pelatih, dan unsur pendukung yang telah berkontribusi dalam membentuk para siswa menjadi prajurit TNI AD.

Pangdam meminta agar proses pendidikan di lingkungan Rindam III/Siliwangi terus dievaluasi dan disempurnakan secara berkelanjutan.

Langkah tersebut diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memastikan materi dan metode pembentukan prajurit selalu relevan dengan perkembangan serta tuntutan tugas TNI AD.

Dihadiri Pejabat TNI, Polri dan Pemerintah Daerah

Upacara pelantikan tersebut turut dihadiri Irdam III/Siliwangi Brigjen TNI Robertson Ismail, Danrindam III/Siliwangi Brigjen TNI Nurul Yakin, Ketua Persit KCK Daerah III/Siliwangi Ny. Riri Kosasih beserta pengurus, para Asisten dan Pa Lo Kodam III/Siliwangi, serta para Kabalak jajaran Kodam III/Siliwangi.

Hadir pula Danrem 062/TN Kolonel Inf Dadi Sutandi, Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah, serta unsur TNI, Polri, pemerintah daerah dan perwakilan perusahaan di wilayah Pangalengan.

Dalam upacara tersebut, pasukan terdiri atas satu kelompok Korsik Ajendam III/Siliwangi, satu kelompok pelatih dan Gumil Secata Rindam III/Siliwangi, delapan kompi siswa, satu peleton Demlat pasukan bersenjata, serta satu kelompok pembawa Bendera Merah Putih.

Adapun rangkaian prosesi berlangsung khidmat, mulai dari pernyataan penutupan pendidikan, penanggalan tanda Prajurit Siswa, pelantikan Tamtama, penerimaan ijazah dan piagam penghargaan, pengalungan medali, pembacaan keputusan pengangkatan, pengambilan Sumpah Prajurit, hingga penandatanganan berita acara sumpah.

Setelah resmi dilantik, 1.452 prajurit muda tersebut kini menghadapi babak baru. Pendidikan dasar telah mereka lewati, sementara tugas pengabdian sebagai prajurit TNI AD baru saja dimulai. (Burhan)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600