DKI, Jakarta l secondnewsupdate.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, Kabupaten Tangerang diganjar penghargaan sebagai Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif dari Kompas TV.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa kepada Bupati Tangerang Maesyal Rasyid dalam acara puncak HUT ke-15 Kompas TV yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu malam, 9 September 2026.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus memperkuat keberadaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat.
Maesyal mengatakan, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi energi baru bagi pemerintah daerah untuk terus melahirkan berbagai kebijakan dan inovasi yang berpihak kepada pelaku usaha.
“Penghargaan ini diberikan kepada daerah yang terus aktif mendorong inovasi pertumbuhan ekonomi kreatif dan penguatan pelaku-pelaku UMKM agar mereka terus mampu bersaing,” ungkap Maesyal.
Menurutnya, ekonomi kreatif dan UMKM memiliki posisi strategis dalam membangun kekuatan ekonomi masyarakat.
Karena itu, Pemkab Tangerang berupaya menciptakan ekosistem usaha yang semakin terbuka, produktif, dan mampu memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkembang.

Maesyal menyampaikan, penghargaan dari Kompas TV tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi jajaran Pemkab Tangerang untuk terus menghadirkan program yang dapat menggerakkan roda perekonomian daerah.
“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Tangerang, kami mengucapkan selamat ulang tahun Kompas TV yang ke-15. Semoga terus sukses dan memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia. Kami juga mengucapkan terima kasih atas penghargaan terkait ekonomi kreatif di Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
Jumlah UMKM Kabupaten Tangerang Terus Melonjak
Maesyal menegaskan, pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM tidak berdiri sendiri. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi Pemkab Tangerang dalam membuka semakin banyak ruang usaha, meningkatkan pendapatan masyarakat, menciptakan lapangan pekerjaan, sekaligus menekan angka kemiskinan.
Tren pertumbuhan UMKM di Kabupaten Tangerang pun menunjukkan perkembangan signifikan.
Berdasarkan data yang disampaikan Pemkab Tangerang, jumlah UMKM pada akhir 2024 tercatat sebanyak 61.011 pelaku usaha. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 78.506 UMKM pada akhir 2025.
Lonjakan tersebut menjadi indikator bahwa aktivitas kewirausahaan masyarakat terus tumbuh sekaligus memperlihatkan besarnya potensi ekonomi kreatif di Kabupaten Tangerang.
Pemkab Tangerang juga terus mendorong lahirnya wirausahawan baru melalui berbagai dukungan, salah satunya program bantuan permodalan yang dikelola Unit Pengelola Dana Bergulir (UPDB).
“Bantuan permodalan dari UPDB memberikan kesempatan kepada wirausahawan baru untuk meningkatkan produk dan mengembangkan aktivitas usahanya. Pemerintah daerah hadir memberikan kesempatan kepada masyarakat pelaku usaha untuk meningkatkan pendapatan dan membuka lapangan pekerjaan,” jelas Maesyal.
Penghargaan Jadi Cambuk Perkuat Ekonomi Kreatif
Bagi Pemkab Tangerang, penghargaan sebagai Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif tersebut bukanlah garis akhir.
Sebaliknya, penghargaan itu menjadi pemacu untuk memperkuat berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Maesyal menegaskan, pertumbuhan UMKM diharapkan tidak berhenti pada bertambahnya jumlah pelaku usaha.
Lebih jauh, para pelaku UMKM harus mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, menciptakan lapangan kerja, serta memiliki daya saing yang semakin kuat.
“Ini sudah kita rencanakan sebagai bagian dari program kegiatan untuk memutar roda perekonomian di Kabupaten Tangerang. Mudah-mudahan ekonomi masyarakat semakin kuat dan kesejahteraan terus meningkat,” tandasnya.
Dengan penghargaan tersebut, Kabupaten Tangerang semakin menegaskan arah pembangunan ekonomi yang tidak hanya bertumpu pada sektor konvensional, tetapi juga mengoptimalkan ekonomi kreatif, kewirausahaan, dan UMKM sebagai kekuatan baru dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Dia)
















