Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaPolitikRagam Daerah

HUT ke-25 Partai Demokrat: Dari Senayan hingga Cimahi, Seruan “Bangkit dan Menang” Menggema Jelang Pemilu 2029

1238
×

HUT ke-25 Partai Demokrat: Dari Senayan hingga Cimahi, Seruan “Bangkit dan Menang” Menggema Jelang Pemilu 2029

Sebarkan artikel ini
Dari Kota Cimahi, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cimahi Agung Budi Santoso yang akrab dipanggil (ABS), bersama Sekretaris Iwan Setiawan turut menghadiri puncak peringatan di Jakarta.

Jawa Barat, Cimahi l secondnewsupdate.co.id – Semangat kebangkitan Partai Demokrat menggema di berbagai penjuru Indonesia saat partai berlambang mercy tersebut memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25, Rabu (9/9/2026).

Peringatan seperempat abad perjalanan Partai Demokrat itu dipusatkan dalam sebuah perhelatan akbar di Senayan, Jakarta. 

Example 300x600

Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat periode 2025–2030 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), serta Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Bahkan seluruh Ketua Partai hadir dalam acara tersebut, karena momentum tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan Partai Demokrat yang telah melewati dinamika politik selama 25 tahun, mulai dari masa kejayaan, kemenangan elektoral, masa sulit hingga tantangan untuk kembali merebut kepercayaan masyarakat.

Peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat juga diikuti jajaran DPD provinsi, DPC dari berbagai daerah, serta anggota DPR RI dan DPRD kabupaten/kota se-Indonesia.

Dari Kota Cimahi, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cimahi Agung Budi Santoso yang akrab dipanggil (ABS), bersama Sekretaris Iwan Setiawan turut menghadiri puncak peringatan di Jakarta.

Sejumlah anggota DPRD Kota Cimahi dari Partai Demokrat juga berangkat ke Jakarta, yakni H Edi Kanedi selaku Wakil Ketua DPRD dari Partai Demokrat, Dadang Jaenudin selaku Ketua Fraksi Partai Demokrat, serta Aida Cakrawati Konda, Rini Marthini, dan Lilis Yusniawati.

Namun, semarak HUT ke-25 Partai Demokrat tidak hanya terasa di Senayan.

Di Kota Cimahi, DPC Partai Demokrat juga menggelar peringatan HUT ke-25 secara internal di Kantor DPC Partai Demokrat Kota Cimahi, Jalan Sangkuriang Barat II No. 4, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 75 orang yang terdiri dari jajaran pengurus DPC, 3 PAC, 15 Ranting Kelurahan, serta para kader Partai Demokrat.

Sejumlah jajaran pengurus yang hadir di antaranya Bendahara DPC Yaya Sunarya dan Wakil, Kepala BPOKK Robi Solihin, Kepala Bappilu Alfian, Kepala Bakomstra Iwan Kurniawan, Wakil Sekjen Iman Herdiman, serta Ketua PAC Utara Dadang Setiawan.

Suasana peringatan pun tidak sekadar menjadi seremoni ulang tahun. Momentum seperempat abad Partai Demokrat tersebut justru dimanfaatkan untuk membangkitkan kembali semangat perjuangan, memperkuat soliditas organisasi dan menegaskan kesiapan menghadapi kontestasi politik mendatang.

Pesan tersebut disampaikan Direktur Eksekutif sekaligus Ketua Panitia HUT ke-25 Partai Demokrat, Bandon Yulianto, yang membacakan sambutan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cimahi Agung Budi Santoso, yang tidak bisa hadir karena undangannya di Jakarta.

Dalam sambutan Agung, dibacakan oleh Bandon mengangkat tema besar “25 Tahun Berjuang, Saatnya Bangkit dan Menang.”

Menurutnya, perjalanan 25 tahun Partai Demokrat merupakan sejarah panjang yang diwarnai berbagai pengalaman politik.

Partai Demokrat pernah berada di puncak kejayaan, tetapi juga pernah menghadapi masa sulit dan kehilangan sebagian kepercayaan masyarakat.

Namun, seluruh pengalaman tersebut dinilai bukan alasan untuk berhenti.

Justru sebaliknya, perjalanan masa lalu harus menjadi bahan evaluasi sekaligus energi untuk membangun kekuatan baru.

“25 tahun bukan waktu yang sebentar. Kita telah melewati kemenangan. Kita telah melewati kekalahan. Kita pernah berada di puncak. Kita pernah berada di bawah,” ujar Bandon dalam sambutannya.

Ia menegaskan, sebuah partai politik yang besar bukan hanya ditentukan oleh seberapa sering meraih kemenangan, tetapi juga oleh kemampuannya untuk bangkit ketika mengalami kekalahan.

Karena itu, Bandon mengajak seluruh kader Demokrat di Kota Cimahi untuk tidak menganggap HUT ke-25 sekadar kegiatan seremonial.

Menurutnya, peringatan tersebut harus menjadi momentum kebangkitan baru Partai Demokrat.

“Jangan hanya kita rayakan dengan potong tumpeng, memasang spanduk, atau melakukan seremoni. Jadikan HUT ke-25 ini sebagai momentum kebangkitan,” tegasnya.

Demokrat Harus Kembali Dekat dengan Rakyat

Bandon juga menekankan pentingnya pesan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) agar seluruh kader terus membangun kedekatan dengan masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa kekuatan sebuah partai politik tidak semata-mata berada di gedung partai, baliho maupun media sosial.

Menurutnya, kekuatan terbesar partai justru berada di hati rakyat. Karena itu, kader Demokrat diminta mengubah orientasi perjuangan. Bukan hanya memikirkan apa yang dapat diperoleh dari partai, tetapi juga apa yang dapat diberikan kepada partai dan masyarakat.

Menjadi kader, kata dia, bukan sekadar memiliki kartu tanda anggota.

Lebih dari itu, kader harus memiliki tanggung jawab, loyalitas dan kesediaan untuk bekerja bagi masyarakat, termasuk ketika tidak ada kamera dan tidak ada tepuk tangan.

“Kita harus kembali menjadi partai yang dikenal karena kadernya, dipercaya karena kerjanya, dan dicintai karena manfaatnya,” katanya.

Militansi Kader Jadi Kunci

Memasuki perjalanan politik menuju Pemilu 2029, jajaran Partai Demokrat Kota Cimahi didorong memperkuat militansi kader.

Kader tidak boleh hanya hadir ketika momentum pemilu tiba. Kehadiran kader harus dirasakan masyarakat sepanjang waktu.

Mulai dari kegiatan sosial, komunitas anak muda, lingkungan masyarakat, tokoh agama hingga tokoh masyarakat.

Politik, menurut Bandon, bukan semata tentang kontestasi elektoral, tetapi juga tentang bagaimana membangun hubungan dan kepercayaan dengan manusia.

“Jangan menunggu pemilu untuk mendekati rakyat. Dekati rakyat sekarang. Bangun kepercayaan sekarang. Bekerja sekarang. Berbuat sekarang,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa ketika pemilu datang, masyarakat tidak hanya mengingat janji atau ucapan politik para kandidat maupun partai.

Masyarakat juga akan mengingat apa yang pernah dilakukan kader dan partai ketika mereka membutuhkan bantuan.

Pemilu 2029 Disebut Harus Dipersiapkan Mulai Sekarang

Bandon menegaskan, pesan dari Agung, Pemilu 2029 tidak boleh dipandang sebagai pertarungan yang baru dimulai pada tahun 2029.

Menurutnya, kemenangan harus dipersiapkan sejak sekarang melalui penguatan organisasi, kaderisasi dan struktur partai hingga tingkat paling bawah.

DPP, DPD, DPC, PAC, Ranting hingga Anak Ranting harus bergerak dalam satu irama.

Setiap kader harus memiliki target, setiap struktur memiliki program dan setiap pengurus harus turun langsung ke lapangan untuk mengetahui persoalan sekaligus harapan masyarakat.

“Pemilu 2029 tidak dimenangkan pada tahun 2029. Pemilu 2029 dimenangkan oleh kerja yang kita lakukan mulai hari ini,” tegas Bandon.

Ia juga mengajak seluruh kader untuk memberikan ruang yang lebih besar bagi generasi muda serta memberikan penghargaan kepada kader-kader yang selama ini bekerja dan berjuang untuk partai.

Soliditas Internal Jangan Sampai Retak

Selain memperkuat organisasi, Bandon mengingatkan seluruh kader agar mengesampingkan ego pribadi.

Perbedaan kepentingan dan pilihan dalam sebuah organisasi politik, menurutnya, merupakan hal yang wajar. 

Namun, setelah keputusan diambil, seluruh kader harus kembali bersatu. Jangan sampai perbedaan justru membuat sesama kader saling menjatuhkan.

“Tidak mungkin kita memenangkan pertarungan kalau kita sibuk bertarung dengan saudara sendiri,” ujarnya.

Ia berharap Partai Demokrat tidak berhenti sebagai partai yang dikenal masyarakat, tetapi mampu berkembang menjadi partai yang dicintai karena memberikan manfaat nyata.

25 Tahun Bukan Akhir, tetapi Awal Kebangkitan

Mengakhiri sambutannya, Bandon mengajak seluruh kader Partai Demokrat Kota Cimahi untuk tidak pernah malu menjadi bagian dari perjalanan partai yang telah memasuki usia 25 tahun.

Menurutnya, Partai Demokrat bukan sekadar organisasi politik, melainkan memiliki sejarah, perjuangan, cita-cita dan masa depan yang harus diperjuangkan secara bersama-sama.

“25 tahun bukan akhir dari perjalanan. 25 tahun adalah awal dari kebangkitan baru,” tegasnya.

Seruan itu kemudian menjadi pesan utama dalam peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat di Kota Cimahi.

“Mari kita bangkit, mari kita bergerak, mari kita bekerja, mari kita bersatu dan mari kita rebut kembali kepercayaan rakyat.”

Semangat tersebut kemudian ditutup dengan pekik perjuangan:

DEMOKRAT BANGKIT!

DEMOKRAT SOLID!

DEMOKRAT MENANG!

RAKYAT SEJAHTERA!

INDONESIA MAJU!

Peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat pun menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen pengabdian kepada masyarakat sekaligus menatap perjalanan politik menuju Pemilu 2029 dengan optimisme, soliditas dan semangat kebangkitan.

Dirgahayu Partai Demokrat.

25 Tahun Berjuang, 25 Tahun Mengabdi, 25 Tahun Bersama Rakyat, dan Kini Saatnya Bangkit dan Menang. (Bagdja)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600