Cimahi/secondnewsupdate.co.id – Sebanyak 127 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024 resmi menyandang status Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi.
Pengangkatan tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) PNS dan pengambilan sumpah/janji yang berlangsung khidmat di Cimahi Techno Park, Selasa (2/6/2026).
Prosesi yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menjadi momentum penting bagi para aparatur sipil negara yang telah melalui serangkaian tahapan panjang sebelum akhirnya memperoleh status penuh sebagai PNS.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko, Kepala Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jawa Barat dan Banten, Sekretaris Daerah Kota Cimahi, Maria Fitriana para kepala perangkat daerah, serta keluarga peserta yang ikut menyaksikan momen bersejarah tersebut.
Tak hanya menyerahkan SK kepada 127 PNS baru, Pemerintah Kota Cimahi juga melaksanakan pengambilan sumpah dan janji jabatan terhadap 23 PNS yang sebelumnya belum mengikuti prosesi tersebut.
Dengan demikian, total sebanyak 150 aparatur sipil negara mengikuti pengambilan sumpah/janji pada kesempatan itu.
Dalam sambutannya, Ngatiyana menegaskan bahwa pengangkatan sebagai PNS bukan sekadar perubahan status kepegawaian. Menurutnya, momen tersebut merupakan titik awal pengabdian yang menuntut tanggung jawab lebih besar kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Perjalanan yang saudara tempuh hingga hari ini tentu tidak mudah. Namun perlu dipahami bahwa menjadi PNS bukanlah tujuan akhir. Justru ini adalah awal dari perjalanan panjang sebagai pelayan publik yang harus bekerja dengan dedikasi dan integritas tinggi,” ujar Ngatiyana.
Ia menjelaskan, seluruh peserta yang diangkat menjadi PNS telah menyelesaikan masa percobaan minimal satu tahun, mengikuti pelatihan dasar, serta memenuhi berbagai persyaratan administratif maupun kesehatan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Didominasi Generasi Muda, Siap Percepat Transformasi Digital
Menariknya, mayoritas PNS yang diangkat tahun ini berasal dari kalangan generasi muda, termasuk Generasi Z. Kondisi tersebut dinilai menjadi modal penting bagi Pemerintah Kota Cimahi dalam mempercepat transformasi birokrasi dan pelayanan publik berbasis teknologi.
Ngatiyana menilai generasi muda memiliki keunggulan dalam penguasaan teknologi, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan yang berlangsung sangat cepat.
“Kehadiran saudara menjadi energi baru bagi birokrasi Kota Cimahi. Kami berharap kemampuan teknologi, kreativitas, dan semangat inovasi yang dimiliki dapat melahirkan pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, efektif, dan berkualitas,” katanya.
Menurutnya, tantangan birokrasi ke depan tidak lagi hanya soal administrasi pemerintahan, tetapi juga bagaimana menghadirkan pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat di era digital.
ASN Harus Jaga Integritas dan Loyalitas
Dalam kesempatan tersebut, Ngatiyana juga mengingatkan seluruh ASN untuk menjaga integritas, profesionalisme, dan loyalitas terhadap negara. Ia menegaskan bahwa setiap aparatur negara wajib menjadikan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta nilai-nilai Panca Prasetya Korpri sebagai pedoman dalam menjalankan tugas.
Ia menekankan bahwa ASN harus bekerja untuk kepentingan masyarakat luas, bukan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.
“ASN harus hadir sebagai solusi bagi masyarakat. Pegang teguh aturan, jaga integritas, dan jadikan nilai-nilai Korpri sebagai roh dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi penting di tengah tuntutan publik terhadap birokrasi yang semakin profesional, akuntabel, dan bebas dari praktik-praktik yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Siapkan Pemimpin Birokrasi 20 Tahun Mendatang
Selain menyoroti integritas, Ngatiyana juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Cimahi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan.
Menurutnya, ASN yang baru diangkat saat ini merupakan calon pemimpin birokrasi di masa depan. Karena itu, peningkatan kompetensi harus menjadi bagian dari budaya kerja yang terus dikembangkan.
“ASN hari ini adalah pemimpin birokrasi 20 tahun yang akan datang. Oleh karena itu, kami membuka ruang seluas-luasnya bagi ASN untuk terus belajar, meningkatkan kapasitas, serta melanjutkan pendidikan demi kemajuan organisasi dan pelayanan publik,” ujarnya.
Sebanyak 127 PNS yang menerima SK pengangkatan berasal dari berbagai perangkat daerah, mulai dari Inspektorat, Sekretariat Daerah, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, hingga sejumlah perangkat daerah lainnya.
Pemerintah Kota Cimahi berharap kehadiran para PNS baru dapat memperkuat kualitas birokrasi, mempercepat transformasi pelayanan publik, serta mendukung terwujudnya visi Kota Cimahi MANTAP, yakni Maju, Agamis, Nyaman, Teladan, Aman, dan Produktif.
Menutup sambutannya, Ngatiyana mengajak seluruh PNS yang baru diangkat untuk menjaga semangat pengabdian dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.
“Jadilah ASN yang profesional, berintegritas, inovatif, dan mampu menghadirkan perubahan positif. Pertahankan prestasi yang telah diraih Kota Cimahi dan terus berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya. (Bagdja)
















