Sragen/ secondnewsupdate.co.id – Pembangunan Jembatan Perintis Merah Putih di Desa Pelemgadung, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, terus menunjukkan perkembangan positif.
Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 11,10 persen, membawa harapan baru bagi warga yang selama ini terkendala akses transportasi.
Jembatan yang menghubungkan Dukuh Sukodono RT 20, Desa Pelemgadung, dengan Dukuh Karang Tal, Kelurahan Plumbungan, itu diproyeksikan menjadi jalur penghubung vital yang akan membuka keterisolasian dua wilayah sekaligus mempercepat mobilitas masyarakat.
Pada tahap pekerjaan terbaru, tim pelaksana memfokuskan kegiatan pada pengurukan dan perataan tanah di lantai dasar cakar ayam beserta sisi-sisi pondasi.
Setelah itu dilanjutkan dengan pengecoran lantai dasar cakar ayam sebagai fondasi utama yang akan menopang konstruksi jembatan.
Untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target, pasokan material seperti batu belah, pasir, dan berbagai kebutuhan konstruksi lainnya terus didatangkan ke lokasi proyek.
Seluruh pekerjaan persiapan telah rampung 100 persen, meliputi pembersihan area, pengerukan tanah, hingga pelebaran akses menuju lokasi pembangunan. Dengan selesainya tahapan tersebut, proyek kini memasuki fase konstruksi utama yang menjadi penentu kekuatan dan ketahanan jembatan.
Keberadaan Jembatan Perintis Merah Putih nantinya akan memberikan manfaat besar bagi sedikitnya 210 warga. Selain memangkas waktu tempuh, jembatan ini akan memperlancar distribusi hasil pertanian, meningkatkan akses ekonomi masyarakat, serta mendukung aktivitas sosial warga di kedua wilayah.
Pembangunan akan terus berlanjut dengan tahapan pengecoran lanjutan pada fondasi cakar ayam.
Dengan dukungan seluruh pihak dan semangat gotong royong masyarakat, Jembatan Perintis Merah Putih diharapkan dapat segera difungsikan sebagai akses vital yang mampu meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan warga Pelemgadung serta sekitarnya. (Agus Kemplu)
















