BeritaPeristiwaRagam Daerah

14 Kebakaran Mengamuk di Kabupaten Bandung dalam Sehari, Bengkel Motor hingga Gunung Nini Dilalap Api

113
Hari Sabtu, 5 September 2026, menjadi hari yang cukup mencekam bagi sejumlah warga di Kabupaten Bandung. Sedikitnya 14 peristiwa kebakaran tercatat terjadi di berbagai wilayah dalam kurun waktu mulai dini hari hingga malam.

Jawa Barat, Kabupaten Bandung l secondnewsupdate.co.id – Hari Sabtu, 5 September 2026, menjadi hari yang cukup mencekam bagi sejumlah warga di Kabupaten Bandung. Sedikitnya 14 peristiwa kebakaran tercatat terjadi di berbagai wilayah dalam kurun waktu mulai dini hari hingga malam.

Beragam objek menjadi sasaran si jago merah, mulai dari rumah, tempat usaha, bengkel motor, rental PlayStation hingga lahan kosong yang dipenuhi rerumputan dan dedaunan kering.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Sekretariat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kabupaten Bandung, ke-14 kejadian tersebut berlangsung di lokasi berbeda dengan penyebab yang beragam.

Sebagian kebakaran diduga dipicu korsleting listrik, sementara sebagian lainnya berkaitan dengan kelalaian manusia maupun kondisi lahan yang dipenuhi material mudah terbakar.

“Data yang masuk kepada kami, peristiwa kebakaran hari ini, Sabtu tanggal 5 September 2026, terdapat di 14 lokasi. Kejadiannya ada yang berlangsung dini hari, siang hingga malam hari,” ujar Ena dari bagian kesekretariatan Disdamkar Kabupaten Bandung. Sabtu (5/9/2026).

Menurutnya, faktor penyebab kebakaran cukup beragam. Selain arus pendek listrik, kelalaian seperti meninggalkan kompor dalam keadaan menyala juga menjadi salah satu potensi pemicu kebakaran.

Kondisi berbeda terjadi pada kebakaran lahan. Tumpukan ranting, alang-alang, dedaunan kering dan material lain yang mudah terbakar dapat membuat api dengan cepat membesar, terutama saat berada di kawasan yang berdekatan dengan permukiman.

Bengkel Motor di Dayeuhkolot Dilalap Api

Salah satu kebakaran yang cukup menghebohkan terjadi di sebuah bengkel motor di Jalan Terusan Cibaduyut, Citamiang, Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot.

Api diketahui berkobar sejak sekitar pukul 20.00 WIB. Kobaran api dengan cepat melahap bagian bengkel hingga menimbulkan kerugian yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Bandung langsung dikerahkan ke lokasi. Sejumlah armada diterjunkan untuk mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke bangunan maupun lingkungan di sekitarnya.

Setelah berjibaku selama kurang lebih tiga jam, petugas akhirnya berhasil menjinakkan api.

Peristiwa tersebut menjadi salah satu insiden yang mendapat perhatian karena material di dalam bengkel relatif mudah terbakar dan lokasi berada di kawasan yang terdapat aktivitas masyarakat.

Rental PlayStation di Soreang Terbakar, Warga Bongkar Paksa Folding Gate

Kebakaran lainnya terjadi di Jalan Gading Tutuka, RW 04, Desa Cingcin, Kecamatan Soreang.

Sebuah tempat rental PlayStation milik Dodi yang dikenal dengan nama Astro dilaporkan terbakar pada Sabtu pagi.

Api diperkirakan mulai membesar sekitar pukul 09.30 WIB. Namun, kobaran api baru diketahui warga sekitar pukul 10.00 WIB.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik. Banyaknya perangkat elektronik dan material yang berada di dalam tempat rental membuat api dengan cepat membakar sejumlah bagian bangunan dan peralatan.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berusaha melakukan tindakan penyelamatan dengan membongkar paksa pintu toko yang menggunakan folding gate.

“Di lokasi ini banyak barang elektronik. Diyakini api berasal dari arus pendek dan membakar sebagian peralatan PS serta barang yang mudah terbakar. Warga akhirnya membongkar paksa toko karena pintunya menggunakan folding gate,” kata Jek, Ketua RW 04 Cipeer.

Bayu, pegawai yang saat itu bertugas menunggu rental PlayStation, mengaku sebelumnya meninggalkan tempat tersebut dalam kondisi aman.

Ia mengaku tidak mengetahui adanya gangguan listrik yang kemudian diduga berkembang menjadi korsleting hingga memicu kebakaran.

Gunung Nini Ciparay Terbakar, Warga Panik

Sementara itu, kebakaran lahan menjadi salah satu insiden yang cukup mengkhawatirkan. 

Salah satunya terjadi di kawasan Gunung Nini, Ciparay. Api menjalar di kawasan yang dipenuhi pepohonan, ranting serta dedaunan kering. Kondisi tersebut membuat kobaran api relatif mudah menyebar dari satu bagian ke bagian lainnya.

Warga sempat panik karena api terlihat terus menjalar dan dikhawatirkan merembet ke kawasan permukiman.

Kondisi serupa juga terjadi pada lahan kosong milik H Herman di Desa Cikawao, Kecamatan Pacet.

Lahan seluas sekitar 50 tumbak yang ditumbuhi alang-alang terbakar. Material kering yang berada di lahan tersebut membuat api mudah tersulut dan meluas.

Petugas harus bekerja ekstra untuk memastikan kobaran api tidak menjalar ke rumah-rumah warga yang berada di sekitar lokasi.

Danru Bejo menyebut kebakaran bengkel motor dan kebakaran lahan menjadi dua kejadian yang cukup berat dalam rangkaian peristiwa kebakaran pada Sabtu tersebut.

“Kondisi kebakaran pada Sabtu, 5 September ini yang terparah adalah kebakaran gunung dan bengkel motor. Selain lahannya mudah terbakar, kondisinya juga dekat dengan permukiman. Kami harus bekerja keras memadamkan api sekaligus menyelamatkan aset pemilik lahan,” tuturnya.

Ia menambahkan, kondisi di Gunung Nini juga membuat masyarakat khawatir karena kobaran api terlihat menjalar ke sejumlah bagian kawasan yang dipenuhi pepohonan dan material kering.

14 Kebakaran Jadi Evaluasi Disdamkar Kabupaten Bandung

Rangkaian 14 kebakaran dalam satu hari tersebut menjadi catatan sekaligus bahan evaluasi bagi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung.

Kesiapan personel, kelayakan armada hingga peralatan pemadaman menjadi bagian penting dalam menghadapi potensi kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Terlebih, karakteristik kebakaran di wilayah Kabupaten Bandung cukup beragam. Kebakaran bangunan dan tempat usaha membutuhkan penanganan berbeda dengan kebakaran lahan yang dapat meluas akibat material kering dan kondisi lingkungan.

Disdamkar Kabupaten Bandung pun dituntut terus meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk memastikan armada dan peralatan selalu dalam kondisi laik digunakan ketika menerima laporan masyarakat.

Rangkaian kejadian tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang bersumber dari instalasi listrik, peralatan elektronik, kompor, maupun pembakaran di area terbuka.

Sebab, satu kelalaian kecil dapat berubah menjadi kobaran api besar yang mengancam harta benda bahkan keselamatan warga.

Dengan evaluasi dan peningkatan kesiapsiagaan yang dilakukan secara berkelanjutan, upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran di Kabupaten Bandung diharapkan semakin optimal demi terwujudnya Kabupaten Bandung yang lebih BEDAS. (Apih)

Exit mobile version