Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaRagam DaerahSosial

260 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Diserahkan ke Kabupaten Bandung, Bupati Ingatkan Jangan Dijual

126
×

260 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Diserahkan ke Kabupaten Bandung, Bupati Ingatkan Jangan Dijual

Sebarkan artikel ini
bupati Bandung Dadang Supriatna (tengah) berikan keterangan pers di hadapan awak media usai meresmikan penggunaan becak listrik di gedung Moh.Toha, Soreang, Sabtu (12/9/2026)

Jawa Barat, Kab Bandung l secondnewsupdate.co.id — Sebanyak 260 unit becak listrik bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bandung untuk selanjutnya dimanfaatkan masyarakat, khususnya para pengayuh becak.

Penyerahan bantuan gelombang pertama tersebut berlangsung di Gedung Mohamad Toha, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung, Sabtu (20/9/2026).

Example 300x600

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang dinilai memberikan perhatian terhadap masyarakat melalui program bantuan becak listrik tersebut.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih atas bantuan becak listrik kepada rakyat Kabupaten Bandung. Semoga bantuan becak ini bermanfaat bagi para pengayuh becak untuk meningkatkan penghasilannya dalam mencari nafkah bagi keluarga,” ujar Dadang.

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi sarana transportasi, tetapi benar-benar menjadi alat produktif yang mampu menopang perekonomian keluarga penerima.

Dadang juga mengingatkan para penerima agar menjaga dan memanfaatkan bantuan sesuai tujuan program. Ia menegaskan, becak listrik tersebut sebaiknya tidak dijual, digadaikan maupun dipindahtangankan.

“Saya juga berpesan kepada penerima bantuan becak, sebaiknya mengikuti apa yang disampaikan Pak Prabowo bahwa becak ini harus menjadi penopang penghasilan untuk mencari nafkah. Karenanya, jangan dijual, digadaikan ataupun dipindahtangankan,” tandasnya.

Bupati Bandung lepas secara resmi penggunaan becak listrik di gedung Moh.Toha Pemkab Bandung, Soreang, Sabtu (12/9/2026)

Gelombang Pertama, Peluang Penambahan Masih Terbuka

Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bandung H. Yayat Sudaryat mengungkapkan, 260 unit becak listrik yang diterima Kabupaten Bandung tersebut merupakan bantuan gelombang pertama.

Menurut Yayat, penerima pada tahap awal diprioritaskan bagi masyarakat yang berusia di atas 55 tahun. Sementara untuk penerima berusia di bawah 55 tahun, peluang mendapatkan bantuan masih terbuka pada tahap berikutnya.

“Iya, memang bantuan ini untuk gelombang pertama, yakni bagi penerima yang berusia di atas 55 tahun. Selanjutnya ke depan bisa diakomodir bantuan becak untuk yang berusia di bawah 55 tahun,” jelas Yayat.

Ia mengatakan, bantuan bagi penerima di bawah usia 55 tahun nantinya dapat diarahkan untuk mendukung aktivitas di sejumlah kawasan wisata.

Hal itu dinilai relevan mengingat Kabupaten Bandung memiliki banyak destinasi wisata yang berpotensi dikembangkan, termasuk melalui penyediaan transportasi ramah lingkungan.

“Namun nanti akan dialokasikan di lokasi wisata. Sebagaimana kita tahu bahwa Kabupaten Bandung memiliki banyak lokasi wisatanya,” katanya.

Yayat menambahkan, kuota bantuan untuk wilayah kabupaten dan kota mencapai 300 unit becak listrik. 

Karena itu, ia optimistis jumlah bantuan untuk Kabupaten Bandung masih dapat bertambah apabila terdapat pengajuan tambahan dari pemerintah daerah.

“Tadi juga Pak Bupati menyampaikan bahwa bantuan becak akan ditambahkan, mengingat Ketua Yayasan GSN menunggu permohonan Bupati jika memang bantuan becak ingin ditambahkan,” ungkapnya.

Ia berharap pengajuan untuk gelombang kedua dapat segera terealisasi sehingga jumlah bantuan becak listrik yang diterima masyarakat Kabupaten Bandung semakin memenuhi kebutuhan.

“Pada intinya kami menunggu pengajuan pada gelombang kedua. Semoga saja dapat terealisasi sehingga jumlahnya memenuhi kuota,” pungkas Yayat. (Apih)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600