SNU//Garut — Keindahan alam Situ Bagendit yang berlokasi di Desa Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, dipastikan akan menjadi magnet keramaian di penghujung tahun 2025.
Hal tersebut seiring dengan digelarnya acara spektakuler bertajuk “Bageya Ngariksa Buana”.
Berlokasi di kawasan ikonik Masjid Apung Situ Bagendit, kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari, mulai 28 hingga 31 Desember 2025. Event ini dirancang sebagai perayaan akhir tahun yang memadukan keindahan alam, kekayaan budaya, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Pengunjung tidak hanya disuguhkan panorama Situ Bagendit yang menawan, tetapi juga akan menikmati puluhan atraksi bernilai budaya dan edukatif.
Rangkaian acara menghadirkan pementasan upacara adat sakral, pertunjukan drama budaya, alunan musik degung khas Sunda, hingga sesi edukasi konservasi lingkungan yang mengajak masyarakat untuk turut menjaga kelestarian Situ Bagendit.
Selain hiburan dan edukasi, panitia juga mengagendakan kegiatan bakti sosial sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.
Hal ini diharapkan menjadikan momen pergantian tahun tidak hanya meriah, tetapi juga sarat makna dan nilai sosial.
Dengan konsep yang menggabungkan wisata, budaya, dan kepedulian lingkungan, acara Bageya Ngariksa Buana diharapkan mampu menarik wisatawan lokal maupun luar daerah, sekaligus memperkuat posisi Situ Bagendit sebagai salah satu destinasi unggulan Kabupaten Garut. (Agung)
















