Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Olah RagaRagam Daerah

Bupati Garut Tekankan “Development Through Sport” di Rakerkab PBVSI 2026, Siap Songsong Porprov Jabar 2030

114
×

Bupati Garut Tekankan “Development Through Sport” di Rakerkab PBVSI 2026, Siap Songsong Porprov Jabar 2030

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menghadiri sekaligus membuka Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Garut Tahun Kerja 2026. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Pendopo Garut, Kecamatan Garut Kota, Rabu (14/1/2026).

Kabupaten Garut//secondnewsupdate.co.id–Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menghadiri sekaligus membuka Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Garut Tahun Kerja 2026. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Pendopo Garut, Kecamatan Garut Kota, Rabu (14/1/2026).

Dalam kesempatan itu, Syakur yang juga menjabat sebagai Ketua PBVSI Garut menegaskan pentingnya konsep Development Through Sport atau pembangunan melalui olahraga sebagai strategi mendorong kemajuan daerah, khususnya menjelang Kabupaten Garut dipercaya menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat Tahun 2030.

Example 300x600

Menurutnya, Rakerkab PBVSI merupakan amanat organisasi berdasarkan AD/ART sekaligus forum strategis untuk menyusun arah kebijakan dan program kerja pembinaan olahraga voli di Garut.

“Saya selalu mengatakan, ketika saya memiliki kesempatan, akan saya manfaatkan sebaik mungkin untuk memajukan olahraga voli. Ini bukan sekadar olahraga, tapi pembangunan melalui olahraga,” ujar Syakur.

Ia mencontohkan sejumlah negara maju seperti China yang menjadikan olahraga sebagai instrumen percepatan pembangunan nasional. 

Syakur meyakini, penyelenggaraan event olahraga berskala besar dapat memberikan efek domino terhadap berbagai sektor.

“Pengalaman negara lain menunjukkan bahwa event olahraga besar bisa menggerakkan banyak sektor. Pariwisata meningkat, industri lokal tumbuh, dan daerah menjadi lebih dikenal,” katanya.

Syakur juga optimistis kesiapan Garut sebagai tuan rumah Porprov 2030 akan semakin matang dengan rampungnya pembangunan jalan tol yang ditargetkan selesai pada 2029.

Aksesibilitas yang lebih baik diyakini akan mendukung mobilitas atlet, ofisial, dan wisatawan.

Ia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pengurus PBVSI, klub-klub bola voli, hingga institusi pendidikan untuk mulai melakukan pembinaan atlet sejak usia dini.

“Potensi atlet di Garut sangat besar. Dari sekarang harus mulai digali. Klub dan sekolah harus terlibat aktif, karena jika Garut jadi tuan rumah, dampaknya akan sangat luas,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut, Subhan Rohmansyah, menyatakan bahwa olahraga memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, termasuk di tingkat desa dan kecamatan.

“Event olahraga bukan hanya soal prestasi, tetapi juga mengangkat harkat dan martabat wilayah. Perputaran ekonomi masyarakat juga ikut bergerak,” ungkap Subhan.

Di sisi lain, Ketua Harian PBVSI Kabupaten Garut, Nahdi Hadiyanto, menjelaskan bahwa Rakerkab 2026 akan difokuskan pada sinkronisasi program kerja serta penguatan sistem pembinaan berbasis data.

“Kami berencana mengembangkan aplikasi pendataan atlet sebagai basis data. Dengan sistem ini, pembinaan dan pengembangan bola voli di Garut bisa lebih terarah dan akuntabel,” jelas Nahdi.

Rakerkab PBVSI Garut 2026 diharapkan menjadi fondasi awal dalam menyiapkan atlet-atlet unggulan sekaligus mendukung suksesnya Garut sebagai tuan rumah Porprov Jawa Barat 2030. (Asan)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600