Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaBudayaInformatikaRagam Daerah

Muspasme VIII Stasi Eyagitaida Resmi Ditutup, Demian Degei: Peran Anak Muda Jadi Kekuatan Gereja di Topiyai

116
×

Muspasme VIII Stasi Eyagitaida Resmi Ditutup, Demian Degei: Peran Anak Muda Jadi Kekuatan Gereja di Topiyai

Sebarkan artikel ini
Panitia Lokal Mupasmee: Daida Eyagitaida Di Akhir Kegiatan Muspasmee Potret Bersama Bupati Paniai.

Paniai Papua Tengah//secondnewsupdate.co.id –Musyawarah Pastoral Stasi Daida Eyagitaida (Muspasme) ke-VIII resmi ditutup melalui ibadah syukuran yang dirangkaikan dengan acara bakar batu di Komopa, Distrik Topiyai, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Sabtu (7/2/2026).

Ketua Panitia Muspasme VIII, Demian Degei, menyampaikan bahwa kegiatan pastoral ini menjadi momentum penting bagi penguatan pelayanan gereja sekaligus keterlibatan generasi muda dalam kehidupan menggereja dan bermasyarakat.

Example 300x600

Menurut Demian, sejak proses pembentukan kepanitiaan pada Januari hingga Februari 2026, semangat anak muda menjadi roh utama dalam penyelenggaraan Muspasme kali ini. 

Ia menilai hal tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Paniai, yakni “Anak Muda Cepat dan Gerak.”

“Kami dipercaya memimpin kepanitiaan Muspasme VIII Stasi St. Yohanes Daida Eyagitaida. Sejak awal, kami berkomitmen melibatkan anak muda secara aktif agar gereja terus hidup dan relevan,” ujar Demian. Selasa (10/2/2026).

Kegiatan penutupan Muspasme VIII turut dihadiri Bupati Paniai sebagai tamu kehormatan.

Momen tersebut ditandai dengan ibadah syukur, makan bersama melalui tradisi bakar batu, serta sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan keberhasilan acara.

Muspasme VIII dilaksanakan di wilayah Stasi Daida Eyagitaida, Komopa, Aradide, dengan melibatkan umat dari Stasi Daida Eyagitaida Dokukiyaida, Distrik Topiyai. 

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti rangkaian diskusi pastoral, pelayanan umat, serta perumusan arah pelayanan gereja ke depan.

Demian juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materiil, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah, aparat Distrik Topiyai, para kepala kampung, pemuda pengawal distrik, tokoh intelektual, serta semua pihak yang telah membantu,” ungkapnya.

Dukungan nyata juga datang dari Pemerintah Kabupaten Paniai berupa bantuan sosial, di antaranya 30 karung beras, serta bantuan bahan makanan dan perlengkapan lainnya.

Sebagai informasi, Muspasme VIII ini dilaporkan berlangsung pada awal tahun 2026 dan dibuka secara resmi oleh Uskup Timika.

Kegiatan ini difokuskan pada penguatan pelayanan pastoral, dialog bersama umat, serta konsolidasi gereja di wilayah Distrik Topiyai.

“Kami berharap hasil Muspasme ini menjadi bekal untuk meningkatkan pelayanan gereja dan memperkuat persatuan umat di Paniai,” tutup Demian. (Jeri)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600