Kabupaten Garut// secondnewsupdate.co.id – Aparat gabungan menggelar Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KRYD) secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Garut pada Sabtu malam (14/2/2026).
Operasi skala besar ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya saat meningkatnya aktivitas warga pada malam akhir pekan.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto, dengan melibatkan total 422 personel gabungan.
Unsur yang terlibat terdiri dari jajaran Polres Garut, Polsek, Brimob, Denpom, TNI, serta dukungan instansi pemerintah daerah seperti Dinas Perhubungan dan Satpol PP.

Operasi KRYD difokuskan pada patroli dan pengawasan di sejumlah titik strategis yang dinilai memiliki potensi gangguan kamtibmas.
Lokasi sasaran meliputi kawasan perkantoran, jalur rawan tindak kriminalitas, titik yang kerap dijadikan arena balap liar dan aktivitas geng motor, hingga kawasan wisata yang ramai dikunjungi masyarakat.
Selain patroli bermotor, petugas juga melaksanakan patroli Blue Light di jalur rawan serta menerapkan pendekatan dialogis melalui metode park, walk and talk.
Dalam kegiatan tersebut, personel memberikan imbauan langsung kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, seperti pencurian, peredaran minuman keras, serta penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
Petugas juga meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas remaja, terutama terkait penerapan kebijakan jam malam di sejumlah wilayah, guna mencegah terjadinya kenakalan remaja dan gangguan ketertiban umum.
Dari hasil operasi tersebut, aparat berhasil mengamankan 35 botol minuman keras dari berbagai lokasi razia. Selain itu, petugas juga melakukan penindakan terhadap 15 kendaraan roda dua yang melanggar aturan, serta menyita 31 knalpot bising yang tidak sesuai spesifikasi teknis.
Tak hanya itu, sebanyak 10 orang yang diduga terlibat aktivitas premanisme turut diamankan untuk menjalani proses pendataan dan pembinaan lebih lanjut oleh aparat.

Sementara itu, kondisi arus lalu lintas di sejumlah jalur utama seperti Limbangan–Malangbong dan Kadungora–Leles terpantau lancar tanpa hambatan berarti.
Situasi serupa juga terlihat di jalur wisata menuju Cipanas, Darajat, Situ Bagendit, hingga kawasan pantai selatan yang tetap terkendali meskipun terdapat peningkatan kunjungan wisatawan.
Data pengamanan mencatat sebanyak 4.530 wisatawan mengunjungi berbagai destinasi wisata di Garut, dengan jumlah kendaraan yang masuk mencapai 1.475 unit selama periode pengawasan berlangsung.
Secara keseluruhan, pelaksanaan KRYD berjalan aman dan kondusif. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen aparat dalam menciptakan situasi yang aman serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas, khususnya pada akhir pekan. (Agung)
















